0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Departemen Keamanan Amerika Tuduh Drone DJI Mata-Mata Cina

Drone DJI. (dok: timlo.net/ ubergizmo. )

Timlo.net—Beberapa tahun lalu, perusahaan teknologi Cina Huawei dituduh oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) sebagai mata-mata Cina. Tuduhan ini dibantah keras Huawei. Tahun lalu, perusahaan Cina lainnya, ZTE juga dituduh melakukan hal yang sama. Hal ini membuat pemerintah AS memberlakukan pembatasan perdagangan untuk perusahaan itu.

Sekarang menurut pemberitaan terbaru The New York Times, produsen drone Cina DJI dituduh memata-matai untuk Cina. Tuduhan ini berasal dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS. Dalam memo yang berhasil diperoleh The New York Times, departemen itu menuduh DJI mengumpulkan data-data penting dari drone mereka di AS. Data itu lalu dibagi kepada pemerintah Cina. Memo itu dikatakan ditulis pada Agustus 2017.

Memo itu menyebutkan jika DJI rupanya mentarget bangunan militer, penegak hukum dan infrastruktur. Hal ini akan menolong Cina merencanakan dan melakukan serangan fisik dan cyber dengan lebih baik jika diperlukan. Pada Agustus 2017, pihak militer AS mengumumkan jika mereka akan berhenti memakai drone DJI segera. Apakah memo itu berkaitan dengan pengumuman ini?

Tentunya DJI membantah pemberitaan ini. Mereka berkata tuduhan itu adalah tuduhan yang jelas-jelas salah dan menyesatkan. “Tuduhan dalam buletin itu benar-benar salah sebagai fakta sehingga ICE seharusnya mempertimbangkan untuk menariknya, atau paling tidak mengoreksi tuduhan yang tidak terbukti itu,” tulis DJI dalam pernyataan resminya.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge