0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Hujan Seharian, Empat Desa di Masaran Terendam Banjir 

Polsek Masaran melakukan pengecekan lokasi banjir (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen — Hujan deras yang mengguyur Bumi Sukowati seharian pada Selasa (28/11) menyebabkan banjir di Kecamatan Masaran. Setidaknya ada empat desa yang tergenang dan sekitar 59 hektar tanaman padi terancam gagal panen.
“Ada empat desa yang terendam. Luapan air menggenangi pemukiman warga dan area persawahan ikut terbenam,” kata Kapolsek Masaran AKP Mujiyono mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Rabu (29/11).
Empat desa yang terdampak banjir masing-masing Pringanom, Pilang, Kliwonan dan Desa Sidodadi. Desa Pringanom banjir pada Selasa malam merendam pemukiman di Dukuh Sari RT 07 dan Dukuh Bakung dengan kedalaman air 20 hingga 40 centimeter.
Banjir juga merendam 45 hektar tanaman padi yang baru berumur dua minggu di Desa Pringanom dengan kedalaman antara 30 hingga 75 meter. Namun demikian akses jalan masih lancar, dapat dilalui.
Sedangkan di Desa Pilang, banjir merendam persawahan sekitar lima hektar yang baru tanam dengan kedalaman 20 centimeter. Demikian juga yang terjadi di Desa Kliwonan dan Sidodadi. Ada sekitar sembilan hektar persawahan yang terdampak banjir akibat hujan deras.
 Menurut AKP Mujiyono, menyikapi banjir di empat desa tersebut pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk BPBD Sragen.
“Kita langsung lakukan pengecekan dan lakukan langkah antisipasi bila terjadi kejadian serupa. Kita juga sudah siapkan peralatan untuk menanggulangi banjir,” terangnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge