0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

“Justice League” Dipenuhi Humor dan Adegan Aksi

Justice League. (dok: timlo.net/ digitalspy.co.uk. )
  • Sutradara: Zack Snyder
  • Tayang: 15 November 2017
  • Genre: Fantasi, Aksi
  • Durasi: 2 Jam
  • Pemeran: Henry Cavill, Ben Affleck, Jason Momoa, Ray Fisher, Gal Gadot, Ezra Miller

Ulasan:

Timlo.net—Film “Batman v Superman” yang tayang tahun lalu memperoleh ulasan buruk dari para kritikus film dan sebagian besar penonton. Sebagian besar kritik tertuju pada nuansa film itu yang dianggap terlalu gelap dan serius. Setelah film itu tayang, Marvel merilis “Captain America: Civil War” yang menuai pujian para kritikus film. Banyak kritikus membandingkan kedua film itu dan memuji nuansa film “Captain America: Civil War” yang dianggap ringan sekalipun membahas tentang sesuatu yang berat. Selain itu, adegan aksi dalam “Batman v Superman” juga dianggap kurang. Para penonton baru bisa melihat para jagoan dalam film itu beraksi menjelang akhir film.

Sepertinya film “Justice League” mencoba menghindari kesalahan yang ada pada film “Batman v Superman”. Dari sejak awal film, para penonton disuguhi adegan-adegan aksi. Di sela-sela adegan aksi, kita melihat usaha Bruce Wayne/ Batman (Ben Affleck) dan Diana Prince/ Wonder Woman (Gal Gadot) merekrut anggota tim Justice League.

Ada beberapa adegan aksi yang cukup ikonik dan membuat penonton terkesan. Termasuk salah satunya adalah adegan pertarungan yang dilakukan Aquaman di bawah laut. Pertarungan Justice League melawan Steppenwolf. Masing-masing karakter anggota Justice League juga memiliki gaya bertarung yang khas dan menarik.

Selain adegan aksi dari awal hingga akhir, kita juga disuguhi berbagai adegan humor dan percakapan lucu mirip dengan yang kita lihat dalam film-film Marvel. Beberapa dialog dan adegan lucu memang terasa cukup lucu. Sementara dialog dan adegan lucu lainnya terasa kering atau butuh waktu lama bagi para penonton untuk bisa mencernanya. Sepertinya Warner perlu usaha yang lebih keras untuk memasukkan humor yang segar dan unik ke dalam film-film mereka.

Salah satu hal menarik untuk dilihat adalah dinamika hubungan di antara para anggota Justice League. Hubungan di antara para anggota Justice League bisa dikatakan canggung dan aneh karena mereka baru saling mengenal. Kadang-kadang hal ini menimbulkan kelucuan tersendiri. Tapi kadang-kadang juga menimbulkan masalah karena sebagian besar anggota adalah pahlawan baru yang tidak berpengalaman.

Hal yang lebih menarik adalah melihat hubungan antara Batman dan Superman. Keduanya awalnya memiliki hubungan yang sangat buruk. Apalagi Batman nyaris membunuh Superman. Tentunya hal ini mempengaruhi hubungan keduanya dalam film ini. Dinamika hubungan di antara para anggota ini bisa dikatakan memberikan nuansa baru yang berbeda dengan the Avengers. Kita juga bisa melihat pertumbuhan karakter pada Wonder Woman, Batman dan Superman.

Salah satu kelemahan ini mungkin terletak pada proses editing film yang membuat alur cerita terkesan terburu-buru. Pada akhirnya, ada beberapa hal yang membuat penonton kebingungan dengan jalan cerita film. Beberapa adegan yang kita lihat di video trailer tidak muncul di dalam film.

Selain itu, karakter Steppenwolf sebagai penjahat utama bisa dikatakan sebagai kelemahan lain dari film ini. Sebagai sosok penjahat utama, dia tidaklah begitu menakutkan. Memang dia lebih kuat dibandingkan Justice League (kecuali Superman). Tapi Steppenwolf tidak terasa begitu menakutkan atau mengancam. Kehadirannya justru lebih terasa seperti sebuah tambahan atau pemain figuran dalam film ini.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge