0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dedi Mulyadi Sebut Kader Golkar Ingin Berubah

Dedi Mulyadi (merdeka.com)

Timlo.net – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku absen dalam sosialisasi hasil rapat pleno yang sudah digelar Selasa (21/11) lalu kepada DPD I. Dedi sendiri terbang ke Yogyakarta.

“Saya harus jadi pembicara di Yogja. Setelah acara ini saya akan terbang untuk bisa jadi pembicara. Undangannya baru kemarin,” kata Dedi di Jakarta Pusat, Sabtu (25/11).

Dedi mengakui sudah mengutus wakil sekretaris dan satu ketua untuk menghadiri rapat tersebut. Dedi juga tidak takut lantaran dengan dirinya tidak hadir suara untuk tetap dilaksanakan Munaslub akan hilang.

Karena kata dia, suara DPD I tidak dapat diubah. Karena menurut dia, seluruh kader Golkar ingin berubah tetapi caranya yang berbeda.

“Enggak lah saya pikir begini deh, semua orang ingin berubah. Cuma persoalannya ada yang lugas dan contohnya mas Sarmuji yang berhati-hati ada juga yang takut juga. Kalau terjadi perubahan tinggal kesadaran itulah yang harus dirangkul dalam bentuk musyawarah,” ungkap Dedi.

Diketahui sebelumnya, Plt Ketua Umum Idrus Marham yakin bahwa pertemuan yang akan digelar besok, Ketua DPD I akan menerima keputusan dari pihak DPP. Yaitu tetap menunggu praperadilan Setya Novanto.

“Saudara sekalian, DPP sudah mengambil keputusan. Kita akan menyampaikan kepada DPD I. Kami punya tekad keyakinan ketua DPD I tidak hanya memahami tapi menerima keputusan DPP,” tegas Idrus.

Hasil pleno Golkar pada Selasa (21/11) lalu menyatakan Idrus Marham sebagai plt ketua umum hingga praperadilan Novanto yang diputus pada 7 Desember nanti. Jika praperadilan diterima, Novanto kembali jadi ketua umum, jika ditolak maka Golkar akan menggelar Munaslub.

Sementara itu, sejumlah pengurus DPD I Golkar, pemilik suara di Munaslub telah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk meminta pertimbangan.

Ketua DPD I Golkar Jawa Tengah, Wisnu Suhardono menegaskan, sejumlah DPD I sudah menyetujui diselenggarakannya Munaslub. Kunjungan ke JK yang juga mantan ketum Golkar untuk meminta saran.

“Kita yang menginisiasi pertemuan 8 Ketua DPD I Senin malam menghadap Pak JK. Kita akan menyampaikan surat kepada DPP yang ditanda tangani oleh paling tidak 23 DPD I,” ujar Wisnu, Rabu (22/11) lalu.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge