0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lima Negara Keluarkan Travel Advice ke Bali

Warga menyaksikan asap yang keluar dari Gunung Agung (merdeka.com)

Timlo.net – Lima negara mengeluarkan travel advice pasca Gunung Agung mengeluarkan letusan freatik, Selasa (21/11) kemarin. Kelima negara tersebut yaitu Singapura, Australia, Inggris, Selandia Baru, dan Irlandia.

Kepala Bidang Informasi dan Media Bali Tourism Hospitality (BTH) Dewa Gede Ngurah Byomantara mengatakan travel advice terbaru dikeluarkan terkait aktivitas Gunung Agung yang sempat menyemburkan gas dan abu vulkanik. Sebelumnya, negara-negara itu telah mengeluarkan travel advice serupa saat Gunung Agung dinyatakan awas oleh PVMBG, 22 September lalu.

Seperti yang dirilis Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) melalui situs resminya, warganya diimbau menjauh dari zona bahaya yang ditetapkan, yakni dalam radius maksimum 7,5 km dari puncak.

MFA menyatakan letusan tidak berdampak pada tempat-tempat wisata yang ada di Bali. Namun mereka mewanti-wanti adanya potensi gangguan penerbangan. Untuk itu warga Singapura diminta tetap memantau informasi dari pihak berwenang dan media lokal, serta memastikan asuransi travel dan medis.

Kementerian Luar Negeri Australia pun memperbarui travel advice ke Gunung Agung, mengingatkan bahaya abu vulkanik dapat mengakibatkan gangguan penerbangan, dan mengimbau warga Australia untuk mematuhi larangan beraktivitas di dalam zona bahaya.

“Belum ada hal sifatnya melarang berkunjung ke Bali,” tegasnya.

Pemerintah AS sampai hari ini belum memperbarui travel advice terkait letusan freatik Gunung Agung. AS melalui Kedubes di Jakarta dan Konsulat di Surabaya hanya merilis informasi adanya letusan pada Selasa pukul 17.05 lalu, serta mengumumkan Bandara Ngurah Rai masih beroperasi normal.

Terkait travel advice tersebut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyatakan, letusan freatik itu belum mengakibatkan pembatalan pemesanan kamar hotel.

“Belum ada pembatalan, masih sesuai jadwal. Belum ada juga informasi wisatawan domestik terlebih mancanegara yang mempercepat kepulangan,” ungkapnya, Jumat (24/11).

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge