0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Turis Asal Tiongkok Ditahan di Bandara Karena Ketahuan Bawa Sarang Walet

sarang walet (merdeka.com)

Timlo.net — Petugas Bea dan Cukai Bandara I Ngurah Rai Bali mengamankan calon penumpang berinisial CY (27), berkebangsaan Tiongkok di terminal keberangkatan internasional. Prai ini terpaksa digiring petugas lantaran barang bawaannya menyimpan berisi lima paket sarang walet seberat 2,5 kilogram.

Barang senilai Rp 45 Juta itu diamankan lantaran tidak dilengkapi surat ijin peredaran barang ke luar negeri. Pengamanan ini dibuktikan pihak Bea Cukai Ngurah Rai Bali dengan Surat Bukti Penindakan Nomor SBP-717/WBC.13/KPP.MP.0102/2017 tanggal 22 November 2017.

“Kita amankan sarang burung walet tersebut karena merupakan barang pembatasan, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51/M-DAG/PER/7/2012 tanggal 27 Juli 2012 tentang Ketentuan Ekspor Sarang Burung Walet ke Republik Rakyat Tiongkok (RRC),” kata Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Himawan Indarjono di Tuban, Bali, Kamis (23/11).

CY tidak dapat membuktikan bahwa yang bersangkutan adalah Eksportir Terdaftar Sarang Burung Walet (ET-BSW).

“Berdasarkan hasil pemindaian x-ray oleh petugas bandara dan kemudian pemeriksaan oleh petugas Bea Cukai di Terminal Keberangkatan, kedapatan barang bawaan CY berisi sarang burung walet dan CY tidak memiliki ijin ekspor sehingga selanjutnya dilakukan penegahan,” jelasnya.

Terkait ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan pembawaan barang larangan dan pembatasan baik ke luar ataupun ke dalam negeri untuk melengkapi dokumen perijinan dari instansi teknis terkait, agar tidak menemui kendala ketika dilakukan pemeriksaan oleh petugas Bea Cukai.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge