0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPK Sambangi Sukoharjo, Sosialisasi LHKPN

Sukoharjo – Inspektorat kabupaten Sukoharjo bekerjasama dengan Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar sosialisasi dan pendampingan penggunaan aplikasi e-filling Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Hal ini sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi yang berbasis online.

“Ini adalah sebagai bukti dukungan terhadap pemberantasan korupsi. Untuk itu kepada para peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan serius sehingga penyampaian yang diberikan narasumber dapat dimanfaatkan dan diaplikasikan dengan baik,” kata Inspektur Inspektorat Pemkab Sukoharjo, Djoko Purnomo, kamis (23/11).

Melalui Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi tentang penyelenggaraan negara, Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib melaporkan harta kekayaan yang dimiliki. Pelaporan yang semula masih menggunakan dokumen fisik, kali ini diwajibkan menggunakan aplikasi yang berbasis elektronik.

Sosialisasi dan pelatihan kali ini diikuti seluruh pejabat Eselon II dan III, dari struktural Organisasi Perangkat daerah (OPD) dan camat se-kabupaten Sukoharjo. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan e-Filling merupakan wujud kepatuhan dan pertanggungjawaban para pejabat ASN dalam mengemban tugas dan jabatannya.

“Kegiatan sosialisasi dan pendampingan e-Filling merupakan wujud kepatuhan dan pertanggungjawaban para pejabat ASN dalam mengemban tugas yang dilaksanakannya. Sehingga diharapkan tidak ada lagi pejabat yang korupsi,” tandasnya.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, menghadirkan narasumber e-filling dari Direktorat PP LHKPN Deputi Bidang Pencegahan KPK RI, spesialis pendaftaran dan pemeriksaan LHKPN, Wuri Nur Hayati.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge