0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kepulan Asap dan Gempa Tremor Masih Terjadi di Gunung Agung

Gunung Agung meletus (merdeka.com)

Timlo.net — Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi mencatat terjadi gempa tremor pascaletusan freatik Gunung Agung, Bali. Gempa berlangsung dalam kurun waktu enam jam, dari pukul 12 siang hingga 6 sore.

“Gempa tremor nonharmonik yang durasi waktunya cukup panjang. Dalam catatan dari 4.800-14.400 detik,” kata Kepala Bidang Mitigasi PVMBG, I Gede Suantika di Karangasem, Rabu (22/11).

Selain itu sekali terjadi gempa vulkanik dangkal berdurasi 15 detik, gempa vulkanik dalam terjadi 3 kali dengan durasi 10-13 detik dan gempa tektonik jauh sekali.

“Dalam waktu yang sama juga terekam tremor menerus terjadi pada pukul 14.00 Wita sampai sampai pukul 18.00 Wita dengan amplitudo 1 sampai 9 mm (dominan 4 mm),” ungkapnya.

Secara visual, masih terjadi kepulan asap di puncak Gunung Agung. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dan kelabu, dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 500 sampai 800 meter.

“Terlihat asap condong ke timur dari kawah puncak. Asapnya ini cukup fluktuatif. Status Gunung Agung masih berada di level III,” terangnya.

PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas di zona perkiraan bahaya, yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 km dari puncak gunung.

Sementara itu, jumlah warga yang tercatat di pengungsian tidak menunjukkan kenaikan yang drastis.

Berdasarkan data pengungsi siaga erupsi Gunung Agung, hingga malam ini jumlah pengungsi ada 25.997 jiwa yang tersebar di 229 titik pengungsian.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge