0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kesiapan TNI Hadapi Banjir

Simulasi penanganan banjir oleh TNI (foto: Putra Kurniawan)

Sukoharjo – Kodim 0726 Sukoharjo menggelar simulasi penanggulangan banjir yang dipusatkan di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban. Simulasi tidak hanya melibatkan anggota TNI saja, namun juga melibatkan personel Polri, BPBD, SAR, PMI, Satpol PP dan masyarakat terdampak bencana.

“Kita simulasikan mulai dari pemantauan tinggi muka air Sungai bengawan Solo dan Sungai Samin sebagai sumber utama banjir. Selain itu juga melakukan simulasi evakuasi masyarakat yang terdampak banjir dan menyiapkan Tempat Penampungan Semnatara (TPS) dan Tempat penampungan Akhir (TPA),” kata Kepala Staff Kodim 0726, Mayor Inf Nurul Muthahar, rabu (22/11).

Sebanyak 600 orang dari tim gabungan TNI, Polri, BPBD dan relawan disiapkan dalam menghadapi banjir yang hampir dipastikan terjadi setiap tahun di sebagian wilayah Sukoharjo. Mereka bertugas mulai dari maping potensi bencana, pemantauan TMA Sungai Bengawan Solo serta menyiapkan tempat pengungsian.

Sementara itu, pelatihan penangulangan bencana banjir ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan individu personel TNI. Diharapkan dengan berbekal kemampuan menghadapi bencana alam seperti banjir, bisa mengurangi resiko jatuhnya korban dan penanganan banjir yang lebih cepat dan efisien.

“Kegiatan simulasi difokuskan penanganan pengungsi di tiga desa yakni Laban, Tegalmade dan Pranan yang diposisikan sebagai Tempat Penampungan Sementara (TPS). Nantinya para pengungsi akan dipindahkan ke TPA di Stadion Mini Bekonang, Kantor Kecamatan Mojolaban, Serta Kantor Kecamatan Grogol,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge