0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Transformasi Teknologi, Masyarakat Lebih Pilih Transaksi Online

Regional CEO Mandiri Jateng dan DIY, Maqin U Nurhadi (dua dari kiri) (foto: Setyo Pujis)

Solo — Perkembangan arus teknologi yang begitu pesat turut memberikan dampak terhadap perilaku transaksi keuangan yang dilakukan masyarakat. Menyikapi kondisi itu, Bank Mandiri sudah menyiapkan strategi kebijakan untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah.

“Menyikapi proses transformasi digital itu, pada tahun depan kita tidak akan menambah jumlah cabang baru. Melainkan akan fokus untuk memperbanyak jumlah e-chanel atau digital banking disetiap daerah, ” ujar Regional CEO Mandiri Jateng dan DIY, Maqin U Nurhadi kepada wartawan, Rabu (21/11).

Langkah itu dilakukan karena perilaku masyarakat dalam melakukan proses transaksi keuangan sudah banyak melakukan pergeseran. Yaitu dari konvensional atau datang ke kantor bank, sekarang lebih banyak dilakukan secara online atau menggunakan layanan digital, baik melalui ATM, mobile banking, EDC, e-money dan lainnya.

“Jika kita amati, pergeseran perilaku transaksi masyarakat atau nasabah sekarang ini sudah hampir 90 persen beralih ke digital perbankan,” jelasnya.

Hal itu lanjut dia dapat dibuktikan dari jumlah transaksi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dari chanel yang disediakannya. Dimana sampai dengan saat ini, tercatat untuk transaksi melalui ATM yang dilakukan bank Mandiri untuk wilayah Jateng dan DIY sebanyak Rp 7,8 Triliun, e-money sebanyak Rp 5,1 Miliar, Mandiri Online Rp 458 juta, internet banking Rp 7,94 Triliun dan mobile banking sebanyak Rp 18,5 Triliun.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge