0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Para Remaja Dipekerjakan Secara Ilegal Untuk Rakit iPhone X?

iPhone X Hitam. (dok: timlo.net/ ubergizmo. )

Timlo.net—Pabrik rekanan Apple, Foxconn dikabarkan memperkerjakan para remaja untuk bekerja lembur merakit iPhone X di pabrik-pabrik mereka secara ilegal. The Financial Times mengutip pernyataan enam siswa SMA di Cina. Mereka berkata mereka bekerja hingga 11 jam per hari untuk merakit smartphone baru Apple itu. Jam kerja seperti itu untuk para siswa adalah sesuatu yang ilegal menurut hukum Cina.

Para siswa itu dikabarkan berusia 17 hingga 19 tahun. Mereka diminta bekerja di pabrik Foxconn selama tiga bulan sebelum mereka bisa lulus. Para siswa itu berkata jika Foxconn meminta semua siswa yang bekerja di pabrik untuk lembur dan dibayar secara ilegal.

Seorang siswa bahkan berkata kepada the Financial Times jika mereka dipaksa bekerja di pabrik Foxconn. Pekerjaan mereka juga tidak ada hubungannya dengan sekolah mereka. Siswa itu mengaku merakit 1200 kamera untuk iPhone X setiap harinya. Apple dan Foxconn berkata jika para siswa itu tidak dipaksa bekerja di luar batasan jam kerja yang ditentukan hukum. Mereka mengaku jika dalam beberapa kasus, ada beberapa siswa magang yang bekerja lembur. Kedua perusahaan itu berusaha memastikan hal itu tidak terjadi lagi.

Foxconn bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga pendidikan untuk mengadakan program magang. Mereka setuju jika bekerja lembur melanggar kebijakan. Dalam aturan kebijakan para siswa dilarang bekerja lebih dari 40 jam per minggu. “Kami telah mengkonfirmasi jika para siswa bekerja secara sukarela, memperoleh kompensasi dan bonus,” ujar Apple. Mereka menambahkan jika para siswa seharusnya tidak diperbolehkan untuk bekerja lembur.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge