0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Adhe Nekat Jual Kamera Sewaan untuk Biaya Hidup

Pelaku saat diamankan di Mapolresta Solo (foto: Achmad Khalik)

Solo – Aksi tipu-tipu yang dilakukan oleh Adhe Pritiawan Saputro alias Adhe (24) dengan menjual kamera hasil pinjam dari rental, lantaran ia membutuhkan pengobatan untuk istrinya yang hamil tujuh bulan. Disamping itu, pria lulusan SMK ini juga baru saja diberhentikan dari tempat kerjanya sebagai seorang juru masak.

“Saya melakukan ini terpaksa lantaran butuh banyak biaya untuk istri saya yang mengandung tujuh bulan,” kata tersangka.

Awal mula dirinya terjerat kasus ini saat meminjam sebuah kamera SLR jenis Canon 1100D di rental Yi-Rent Studio yang beralamat di Jalan Tentara Pelajar, Kampung Guwosari, Jebres, Solo pada 4 September lalu. Lalu, kamera itu dia jual memalui media social dan laku seharga Rp 1,2 juta.

Dari sinilah pelaku ‘ketagihan’ untuk terus melancarkan aksi yang sama. Apalagi, dengan dalih membawa surat kehilangan dari pihak kepolisian yang makin menguatkan bahwa pemilik kamera tidak tahu jika kemeranya dijual oleh pelaku.

“Yang pertama itu ya di Yi-Rent Jebres. Lalu ke Yogya, Sukoharjo sampai Pacitan. Sekitar empat kali melakukan aksi tersebut,” ungkap pelaku.

Disinggung terkait uang hasil penjualan kamera tersebut, Pelaku berdalih bahwa uang itu telah habis untuk pengobatan istri, kebutuhan sehari-hari dan membayar pertanggung jawaban ke pihak rental lantaran telah menghilangkan kamera.

“Uangnya telah habis. Saya pikir, dengan melakukan penjualan (penipuan-red) lagi dapat membayar ganti rugi ke pihak rental, justru malah makin parah dan terus melakukan hal itu,” kata pelaku.

Dirinya ditangkap oleh anggota Satreskrim Polresta Solo setelah adanya laporan dari pihak Yi-Rent yang mengaku curiga dengan pelaku.

Pasalnya, kamera yang dipinjam pelaku dilaporkan hilang dan yang bersangkutan diberi waktu dua bulan tetapi tidak bias memenuhi tanggung jawabnya. Dari situlah, kasus itu terungkap bahwa pelaku telah berkali-kali melakukan aksi tipu-tipu.

Akibat perbuatannya, pelaku jerat dengan Pasal 378 tentang penipuan dan Pasal 372 tentang penggelapan dengan hukuman maksimal lima tahun penjara.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge