0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jonru Kalah di Praperadilan

Jonru Ginting (merdeka.com)

Timlo.net – Sidang putusan praperadilan terhadap tersangka kasus ujaran kebencian Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru Ginting digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (21/11). Sidang dipimpin hakim tunggal, Lenny Wati Mulasimadhi.

Hakim Lenny menilai, jika semua proses penyidikan, penetapan tersangka sampai penahanan yang dilakukan oleh penyidik Polda Metro Jaya dan Kejati DKI Jakarta dianggap sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku.

“Proses penyidikan, penetapan tersangka, penangkapan, penahanan dan penggeledahan dan penyitaan terhadap pemohon oleh termohon I dan II adalah sah. Oleh karena semua petitum dan profesi yang haru ditolak untuk seluruhnya,” kata hakim Lenny.

Sebelum mengakhiri persidangan, Lenny kembali menegaskan, jika Jonru tetap dinyatakan sebagai pihak yang kalah atau ditolaknya permohonannya. Oleh karena itu, terhadap pihak Jonru diperintahkan untuk membayar keseluruhan biaya proses persidangan Praperadilan yang jumlahnya nihil.

“Menimbang bahwa permohonan pemohon ditolak untuk seluruhnya maka pemohon berada dalam pihak yang kalah, maka kepada pemohon untuk membayar biaya praperadilan ini yang dinyatakan jumlahnya nihil,” tandasnya.

Seperti diketahui, Seperti diketahui, polisi menetapkan Jonru sebagai tersangka dan telah mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya sejak 30 September 2017. Dia dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 16 tahun penjara.

Kasus ini ditangani setelah polisi menerima laporan dari pengacara bernama Muannas Al Aidit. Selain itu, polisi juga menerima laporan dari praktisi hukum Muhammad Zakir Rasyidin dalam kasus yang sama.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge