0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPK Minta Pemkab Mamberamo Raya Belajar ke Sragen, Ini Alasannya

Tokoh masyarakat Mamberamo Raya, Provinsi Papua, AKBP Tery Levin (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Pemkab Mamberamo Raya melakukan studi banding ke Sragen. Yang menarik kedatangan mereka ke Sragen adalah atas rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami direkomendasikan oleh KPK untuk datang ke Sragen, jadi ini bukanya kemauan kami. Dari catatan BPK dan KPK, kita diminta untuk melakukan studi banding yang e-government-nya sudah baik, termasuk di sini,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamberamo Raya, Alfons Sesa, Senin (20/11).

Saat ditemui wartawan di Aula Sukowati Setda Sragen, Alfons menyatakan, Sragen dinilai mempunyai tata kelola pemerintahan yang baik, misalnya dalam pelayanan masyarakat. Hasil dari studi banding selanjutnya akan coba diterapkan di sana dengan harapan masyarakat merasa puas terhadap kinerja pemerintah. Lebih dari itu pemerintah pusat juga puas dengankinerja aparatur Pemkab Mamberamo Raya.

“Masyarakat puas terhadap kinerja pemerintah, dengan demikian kesejahteraan rakyat itu secara bertahap juga bisa kita wujudkan,” teran Alfons.

Alfons mengungkapkan, Kabupaten Mamberamo Raya merupakan pemekaran dari Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Waropen, Provinsi Papua. Salah satu tokoh pendiri dari kabupaten tersebut adalah AKBP Tery Levin yang sebelumnya pernah menjadi Kapolres Mamberamo Raya.

Sebagai tokoh adat, setelah tidak menjabat Kapolres, Tery lantas diminta oleh Pemkab Mamberamo untuk tetap mengawal perjalanan pemerintahan sesuai dengan harapan masyarakat. Posisi jabatannya sekarang adalah Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kekaran.

Sementara Tery Levin sendiri yang juga ikut dalam rombongan Pemkab Mamberamo Raya membenarkan, dirinya memang merupakan salah satu pendiri dari Kabupaten Mamberamo Raya. Dia berharap, hasil kunjungan dari Kabupaten Sragen ini bisa diterapkan di Mamberamo Raya.

“Saya masih polisi aktif, tapi Pemkab meminta kepada Kapolda agar saya dikaryakan dan itu dikabulkan. Kami bertekat Mamberamo ini bisa maju, sebagai percontohan pemerintah yang baik, bersih dan pelayanan pemerintah juga baik. Tapi juga ada rambu-rambu dari KPK yang harus kami taati,” paparnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge