0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mengenang Arseto, Klub Kebanggaan Wong Solo

Pengurus klub Arseto Solo, Ismet Tahir (kiri) bersama legenda klub Ricky Yakobi. (foto: Aryo Atmaja)

Solo – Sepak bola Indonesia pernah memiliki sebuah klub besar dan legendaris di era kompetisi Galatama maupun Liga Indonesia. Adalah Arseto Solo, yang merupakan klub besar milik salah satu putra keluarga Presiden Soeharto.

Sederet prestasi gemilang pernah ditorehkan klub yang berasal dari Jakarta ini. Setelah hijrah ke Solo pada 1983, Arseto menjadi salah satu klub yang disegani dengan pernah menjuarai kompetisi Galatama pada 1992 silam.

Namun klub ini harus bubar di tahun 1998, atau sesaat setelah lengsernya Presiden Soeharto. Padahal Arseto sempat menjadi tempat bermukimnya talenta-talenta pesepakbola Indonesia. Bahkan tim berjuluk Biru Langit ini kerap disebut sebagai miniatur Timnas Indonesia.

Puluhan pemain Timnas di era 80-90’an adalah pernah berseragam Biru Langit Arseto. Sebut saja, Ricky Yakobi, Bambang Nurdiansyah, Eddy Harto, Nasrul Kotto, Inyong Lolombulan, Eduard Tjong, Rochi Putiray, Sudirman, Benny Van Breukelen, Imran Asaad, Edu Hombert, Tonggo Tambunan, Anshar Ahmad, Yunus Muchtar, Agung Setyobudi, hingga I Komang Putra, serta pemain lainnya yang pernah berseragam Arseto maupun Timnas.

Kini atau sudah 19 tahun lamanya Arseto vakum, belum ada tanda-tanda apakah klub ini bakal kembali dihidupkan. Nyaris seluruh eks pemain Arseto memiliki keinginan yang sama agar kembali dihidupkan dan berkecimpung di dunia sepak bola Indonesia.

Salah seorang pengurus klub Arseto, Ismet Tahir merespon pertanyaan dari berbagai pihak terkait masa depan klub milik keluarga Cendana ini setelah tidur cukup lama.

“Belum terpikirkan sampai sekarang. Terus terang pertemuan ini adalah temu kangen. Namun sudah banyak teman-teman yang sudah ada suara-suara seperti itu (Arseto muncul kembali-red). Butuh keseriusan, bukan sekejap bisa diputuskan,” terang pria yang dulu menjabat sebagai Direktur Klub Arseto ini, Sabtu (18/11).

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge