0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dihantam Kereta, Mobil Rombongan Campursari Terseret 250 Meter

Bangkai mobil Suzuki Carry setelah dihantam KA Malioboro Expres perlintasan tanpa palang pintu, Desa Jetak, Kecamatan Sidorjo, Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sebuah mobil Pick up tertabrak kereta api di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, Dukuh Jetak, Desa Jetak, Kecamatan Sidorjo, Sragen.  Kendati sempat terseret sejauh 250 meter, namun tiga orang penumpang mobil tersebut lolos dari maut.

“Tidak ada korban jiwa. Namun kendaraan dan peralatan musik yang ada di dalamnya rusak berat,” kata Kasat Lantas Erna Dwi Rustanti, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Jumat (17/11).

Musibah itu berawal saat Joko Sulasno (41), warga Dukuh Parit RT 15, Desa Karangpelem, Kecamatan Kedawung, Sragen baru saja pulang dari tanggapan pada acara hajatan di Kecamatan Tanon, Jumat dinihari sekitar pukul 02.30 WIB. Joko Sulasno selama ini memang dikenal sebagai pemain organ tunggal.

Joko bersama dua orang krunya mengendarai mobil pikap Suzuki Carry nopol AD 1860 UB. Sesampai di perlintasan sebidang kereta api tanpa palang pintu, Dukuh Jetak, mobil yang ditumpanginya terselip dan mogok di tengah rel.

Selang 10 menit kemudian, dari arah timur melaju KA Malioboro Expres jurusan Malang- Yogjakarta dengan masinis Wahyu Nugroho. Benturan keras antara kereta dengan mobil pun tak dapat terhindarkan.

Akibat tabrakan tersebut mobil pikap Suzuki Carry terseret hingga 250 meter ke arah barat yang mengakibatkan mobil ringset dan peralatan musik di dalamnya pecah. Beruntung sebelum tabrakan terjadi Joko bersama dua orang lainnya sudah berhasil ke luar dari dalam mobil.

AKP Erna Dwi Rustanti menghimbau kepada seluruh pengendara sepeda motor maupun mobil harus berhati-hati saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu.

”Sebaiknya para pengendara harus tengok kanan-kiri dulu, setelah dipastikan aman, baru menyeberang,” harapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge