0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Versi Pengacara, Jok yang Diduduki Setnov Tak Dilengkapi Sabuk Pengaman

(Kondisi mobil yang ditumpangi Setnov usai kecelakaan | merdeka.com)

Timlo.net – Ketua DPR Setya Novanto mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (16/11) malam. Pengacara Setnov, Fredrich Yunadi mengatakan penyebab kliennya mengalami sejumlah luka karena kursi tengah tempat ia duduk tidak tersedia seat belt.

“Itu nabrak ke kepalanya. Di tengah kan enggak ada seat belt di depan enggak cidera,” ujar Fredrich di Jakarta, Jumat (17/11).

Lantaran terbentur, lanjut Fredrich, kepala Setnov menjadi benjut, luka itu disebutnya semakin membesar.

“Kepala (Setnov) nya benjut. Tambah di foto. Kemudian tambah besar lagi. Di kasih obat,” tuturnya.

Mobil tersebut disopiri oleh Hilman Mattauch, wartawan Metro TV yang diklaim mengundang Setnov ke studio untuk menjadi narasumber.

Sementara itu, kepada penyidik, Hilman mengaku jika mobil tersebut miliknya. Ia tangan kedua dari pemilik sebelumnya, Aminudin dan dibeli satu tahun lalu.

“Dari pengakuan Hilman ya, itu milik yang dia beli setahun lalu, dibeli dari Aminudin. Orang Cinere, Depok, Jawa Barat, STNK-nya atas nama Aminudin,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Namun, Argo belum mengetahui berapa harga mobil tersebut saat dibeli oleh Hilman. Selain itu, STNK tersebut belum di balik nama oleh Hilman selaku pembeli.

“Sekarang kan belum balik nama. Boleh,” katanya.

Namun keterangan Hilman itu bertolak belakang dengan pengakuan Sri, istri pemilik mobil Aminudin yang ditemui wartawan di kediamannya. Dia menyatakan, mobil itu sudah dijual ke sebuah showroom mobil bekas di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, sebelum lebaran Idul Fitri lalu.

“Jual sebelum lebaran tahun 2017, 10 Mei kepada Mas Andre, showroom di Kelapa Gading seharga Rp 300 juta. Saya Tukar tambah dengan mobil Vellfire B 2285 KH di showroom yang sama,” kata Sri.

Dia mengatakan, saat dijual pelat nomor B 1732 ZLO belum dibalik nama karena pajaknya baru habis pada bulan Desember 2017 mendatang.

“Tapi sudah saya blokir. Saya enggak tahu bila mobil saya dipakai Pak Setnov. Semalam saya tahu pas ditelepon Mas Andre,” tutur Sri.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge