0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Berijin, Galian C di Tanah Kas Desa Dihentikan

Penambangan Galian C Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Sragen dihentikan (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Lantaran tidak berijin, penambangan galian C di tanah kas Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Sragen terpaksa dihentikan. Penggalian itu juga dikawatirkan bakal merusak konstruksi tanah di lahan sekitar.

“Pihak desa Kedawung menuntut pengelola menutup kegiatan ini, karena khawatir pengambilan galian akan merusak konstruksi tanah di sekitar lokasi pengerukan tanah milik kas desa,” kata Kapolsek Mondokan AKP Bandar Bandiaynto mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Rabu (15/11).

Masalah ini berawal adanya penjualan tanah kas desa yang disetujui oleh warga bersama BPD setempat, dengan kesepakatan, tanah kas desa berlokasi di Desa Kedawung, Mondokan ini dijual dengan harga pertahun sebesar Rp 40 juta.

Nilai tersebut hanya untuk penjualan batu, sedangkan tanahnya digunakan untuk bahan urug perbaikan sekitar lokasi, dan uangnya untuk membeli furnitur dan perbaikan kamar mandi balai desa Kedawung.

Namun yang menjadi masalah adalah, ternyata pihak pengelola tidak hanya menjual batunya, melainkan juga menjual tanah yang berada di lokasi galian tersebut. Kasus itu kemudian dilaporkan warga ke Polsek Mondokan untuk ditindaklanjuti.

Pihak kepolisian telah melakukan peninjauan di lokasi penggalian tanah kas Desa Kedawung seluas 5000 meter persegi tersebut bersama BPD. Dari hasil survei, memang penggalian itu bisa membahayakan lokasi sekitar lahan.

Pihaknya kemudian mengajak merembug kembali permasalahan tersebut antara warga dan pemerintah desa dengan pihak pengusaha atau pengelola bego, Sandino. Pengelola dinilai telah melanggar kesepakatan awal berupa hanya menjual batu, tidak termasuk tanahnya.

Setelah dicek lebih lanjut, ternyata penggalian itu juga belum mengantongi ijin operasional. Untuk sementara operasional penggalian ini harus ditutup, sampai menunggu ijin operasional terbit, dengan catatan tidak lagi melanggar perjanjian awal antara warga, Pemdes Kewadung dengan pengelola.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge