0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Urus Akta Lahir dan Akta Kematian Kini Bisa Online

Pelayanan e-KTP di Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Masyarakat Kabupaten Boyolali kini tak perlu ribet dan mengantri untuk mengurus akta kelahiran dan akta kematian. Pasalnya, Pemkab Boyolali melalui Dispendukcapil meluncurkan layanan via online. Hanya saja, dari 19 kecamatan di Boyolali, Kecamatan Wonosegoro yang belum bisa melakukan layanan online.

“Wonosegoro dikarenakan di sana belum ada jaringan kabel serat optik, sehingga layanan masih manual,” kata Kepala Dispendukcapil Boyolali, Agus Santoso, Rabu (15/11).

Sementara terkait dengan layanan KTP Elektronik (e-KTP), di lima kecamatan sudah bisa melakukan pencetakan sendiri, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengantri di Kantor Dispendukcapil. Lima kecamatan tersebut, yakni Juwangi, Kemusu, Andong, Karanggede dan Klego.

“Bertahap, nanti kecamatan lain akan menyusul,” tambah Agus.

Disinggung tentang tunggakan pencetakan e-KTP, saat ini terdapat 16.000 keping. Belum tercetak semuanya dikarenakan terbatasnya pengiriman blangko e-KTP dari pemerintah pusat.

“Saat ini baru mendapat kiriman 8 ribu blangko, segera kita cetak,” imbuhnya.

Hanya saja dalam pencetakan e-KTP, pihaknya juga mengalami kendala jaringan. Target semula yaitu 500 keping perbulan, hanya saja saat ini hanya mampu mencetak 200 keping perbulan.

“Kalau sudah jam 10 pasti lemot, biasanya bisa 4 menit, kini sampai 10 menit,” jelasnya.

Kendala lainnya adalah masih adanya data ganda pada sejumlah pemohon e-KTP. Sehingga pencetakan e-KTP belum bisa diproses hingga sekarang.

“Masalah data ganda menjadi kewenangan pusat,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge