0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terganggu Musik Woyo-Woyo, Warga Lapor Polisi, Lalu Ini yang Terjadi

Polsek Laweyan memfasilitasi pertemuan antara warga dan pengelola wedangan yang dianggap mengganggu oleh warga (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Warga di kawasan Kampung Pajang RT 01/ RW 10 dan Kampung Mutihan RW 10 Kecamatan Laweyan merasa terganggu dengan aktifitas sebuah tempat nongkrong di kawasan tempat tinggal mereka. Tempat nongkrong layaknya wedangan dilengkapi hiburan live music tersebut dianggap mengganggu ketentraman warga lantaran warga mengaku susah beristirahat saat malam hari.

“Jadi, kemarin ada laporan dari warga di Kampung Pajang RT 01/ RW 10 dan Kampung Mutihan RW 10 Kecamatan Laweyan yang merasa terganggu dengan aktifitas sebuah wedangan di kawasan perbatasan antara kampung Pajang dan Mutihan. Tiap malam, wedangan itu nyetel lagu woyo-woyo meski telah larut malam,” terang Kasi Humas Polsek Laweyan, Aiptu Harianto kepada Timlo.net, Selasa (14/11) siang.

Dikatakan, sejumlah warga telah mengingatkan wedangan tersebut untuk tidak memilih lagu woyo-woyo saat malam makin larut. Akan tetapi, peringatan tersebut tidak dituruti oleh pengelola wedangan tersebut. Hingga akhirnya, warga melaporkan kasus tersebut ke aparat.

“Laporan masuk sejak akhir pekan kemarin, kami langsung merespon dengan memfasilitasi antara warga dan pengelola tempat nongkrong tersebut,” kata Harianto mewakili Kapolsek Laweyan, Kompol Santoso.

Dari hasil pertemuan yang telah dilakukan, pihak pengelola wedangan akhirnya menuruti kehendak warga agar tidak menyajikan musik woyo-woyo saat malam makin larut. Sajian hiburan di tempat tersebut akan diganti dengan musik klasik atau kenangan jika mulai tengah malam. Sementara, dipihak warga mereka meminta agar pihak pengelola membangun tembok lebih tinggi lagi sekaligus memasang peredam suara agar tidak mengganggu kenyamanan warga.

“Kalau dari warga sebenarnya gampang, asal mereka tidak terganggu. Sedangkan, disisi pengelola wedangan itu juga telah menyanggupi untuk mengecilkan volume suara musik agar tak mengganggu masyarakat sekaligus mengganti musik yang lebih slow,” jelasnya.

Terkait peristiwa tersebut, Polsek Laweyan selalu siap merespon keluhan agar tercipta win-win solution masing-masing pihak. Jangan sampai, satu pihak merasa dirugikan oleh pihak lain demi terciptanya ketentraman di kawasan hukum Polsek Laweyan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge