0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Museum Sangiran Gelar Srawung Seni Segoro Gunung

Srawung Seni Segoro Gunung di Sangiran tahun 2013 lalu (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen  – Puluhan kelompok seni baik lokal maupun nasional bahkan dari mancanegara akan memeriahkan Srawung Seni dalam pagelaran Sangiran Internasional Festival 2017. Srawung seni yang mengambil tema Segoro Gunung Sritandur untuk menyambut musim tanam tahun ini.

“Temanya Segoro Gunung Sritandur, legenda srawung seni rutin. Sritandur itu budaya tani musim tanam di awal tahun tanam rendengan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sragen, Suwandi, Selasa (14/11).

Kegiatan ini bakal berlangsung dua hari, Sabtu – Minggu (18-19/11) di Museum Situs Manusia Purba Sangiran, Kecamatan Kalijambe, Sragen.

Srawung seni ini bakal menyajikan berbagai macam kesenian baik nasional maupun internasional. Puluhan kelompok seni akan membawakan kesenian dan drama kolosal yang mengangkat kearifan lokal cerita Dewi Sri.

Seniman manca negara yang turut mmeriahkan srawung seni Sangiran 2017 diantaranya, Hey Mister yang menyuguhkan etnik musik dari Spanyol, Costarica, USA dan Hungaria. Kemudian Txoriak Buruan menyuguhkan seni Teater dari USA, Serbia dan Yunani.

“Mereka akan berkolaborasi dengan para seniman ISI Surakarta dalam menyemarakkan srawung seni,” terang Suwandi.

Suwandi menyampaikan, srawung seni di Sangiran berbeda dari sebelumnya. Tahun ini pada siang harinya akan berlangsung kirab budaya dan gunungan dari hasil bumi. Selain itu juga disuguhkan penampilan Reog Asli dari bumi Sukowati.

“Tujuan utama dari kegitan itu adalah untuk mengangkat dan mempromosikan Situs Manusia Purba Sangiran,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge