0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembatasan Kendaraan di Jembatan Mojo Tunggu Rekomendasi Ahli

Jembatan Mojo, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo (dok.timlo.net/gg)

Solo — Pembatasan kendaraan tonase tinggi di Jembatan Mojo agaknya belum akan segera diterapkan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Solo masih menunggu rekomendasi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan).

“Kita sudah kirim surat ke Pusjatan namun belum ada jawaban,” kata Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPU-PR Solo, Joko Supriyanto, Selasa (14/11).

DPU-PR meminta rekomendasi dari Pusjatan terkait tindakan yang harus dilakukan di Jembatan Mojo lantaran Pusjatan memiliki sumber daya manusia yang lebih ahli di bidang jembatan. Disertakan pula hasil kajian yang dilakukan pascaperbaikan oleh DPU-PR. Dalam kajian tersebut, teridentifikasi sejumlah kerusakan di bagian plat lantai (girder) jembatan tulang baja milik Pemkot itu.

“Bisa jadi nanti Pusjatan langsung memberi rekomendasi. Atau bisa juga mereka mengadakan kajian lanjutan dulu, baru membuat rekomendasi,” kata dia.

Terkait pembatasan kendaraan berat, Joko mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Polisi Satuan Lalu Lintas. Pasalnya, secara teknis pelaksanaan pembatasan merupakan tugas dan wewenang Dishub selaku pengendali lalu lintas.

“Kalau memang harus dibatasi berarti harus diportal. Tidak ada cara lain,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge