0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bertahan di Lokasi Rawan Longsor, 6 KK Dipantau Serius

Forkopimcam mengecek area rawan longsor Dusun Buntung, Desa Gerdu (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Keberadaan enam keluarga (KK) yang masih bertahan di lokasi rawan longsor Dusun Buntung, Desa Gerdu, Karangpandan dipantau serius. Mereka memutuskan bertahan di sana.

“Kami memerintahkan sukarelawan yang kebetulan warga setempat untuk mengawasi dan memantau pergerakan tanah. Di lokasi tersebut juga terpasang Early Warning System (EWS) guna mendeteksi dan memberi sinyal bahaya. Terlebih, masih ada enam KK memilih tinggal. Alasannya, mungkin karena belum cukup modal pindah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Bambang Djatmiko kepada wartawan, Senin (13/11).

Total terdapat 21 KK dari Dusun Buntung tercatat menjadi korban longsor 2007 dan 2012 di daerah itu. Semuanya dijatah dana sosial yang akan diberikan dalam waktu dekat senilai Rp 10 juta per KK.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Karanganyar, Hartoko mengatakan, terdapat 27 jiwa dengan dua Lansia dan empat Balita masih bertahan di lokasi bekas longsor Dusun Buntung. 

“Saat hujan deras berdurasi lama, mau tidak mau harus mengungsi. Sudah dibuatkan tempat pengungsian,” katanya. 

Selain pergerakan tanah di lokasi itu, BPBD juga mencatat hal serupa di Desa Balong, Jenawi, yakni penurunan tanah sedalam lima meter di puncak bukut. Terdapat empat rumah berada tepat di bawah arah longsoran bukit itu. 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge