0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyebar Video Kerusuhan Napi di Mako Brimob Diburu

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto, Karopenmas Brigjen Rikwanto jumpa pers (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Polisi hingga kini masih memburu penyebar video kerusuhan narapidana (Napi) terorisme di Mako Brimob yang berada di Salemba, Jakarta Pusat. Video tersebut dinilai sarat akan provokasi yang bisa terjadi di tengah masyarakat.

“Akan kita cari, nanti kita cari siapa yang mengunggah itu. Kalau berita-berita yang memprovokasi kan bahaya itu,” tegas Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto, Jakarta, Senin (13/11).

Meskipun video itu sudah menyebar di media sosial, pihaknya akan memberikan edukasi kepada masyarakat. Hal itu agar masyarakat tak mudah terprovokasi dengan video kerusuhan tersebut.

“Kita juga berharap memberikan edukasi kepada masyarakat. Jangan mudah terprovokasi berita-berita yang memprovokasi, ini bisa merusak, bisa menimbulkan kegaduhan, bahkan menimbulkan korban kalau tidak hati-hati,” ujarnya.

Selain itu, dengan beredarnya isu jika kerusuhan itu karena adanya pelemparan kitab suci al quran dan itu tidak benar atau ‘hoax’. Karena dengan adanya isu tersebut bisa membuat provokasi.

“Kan udah diklarifikasi itu bahwa tidak benar itu ada yang menyebarkan bahwa itu membuang Alquran itu tidak ada, ‘hoax’ itu. Yang ada adalah ketika habis sembahyang Jumat, ada sweeping. Ditemukanlah handphone terus diminta handphonenya marah,” ucapnya.

“Marah mereka memprovokasi teman-temannya untuk melakukan kegaduhan. Jadi enggak ada pembakaran pun enggak ada, pengrusakan iya. Tapi kalau pembakaran enggak,” tandasnya.

Sebelumnya, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, penyebab Napi ngamuk karena tidak terima digeledah petugas Densus yang sedang jaga, Jumat (10/11) siang.

Kerusuhan tersebut pecah usai Salat Jumat yakni sekitar pukul 16.00 WIB. Rikwanto menambahkan, salah satu tahanan ada yang tidak terima dan memancing petugas dengan ucapan kasar. Kemudian, salah satu petugas ada yang terpancing dengan ucapan Napi itu. [rhm]

Sumber: merdeka.com

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge