0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bakal Terapkan Retribusi Online, Target Pendapatan Digenjot Rp 4,5 M

Ilustrasi uang (dok.timlo.net/gg)

Klaten — Ratusan petugas penarik retribusi mengikuti kegiatan Pembinaan dan Pengolaan Pendapatan Pasar di aula Kantor Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disdagkop dan UMKM), Senin (13/11). Hal itu sebagai persiapan menghadapi pelaporan Sistem Benda Berharga secara online.

“Mulai tahun depan, pelaporan retribusi termasuk benda berharga menerapkan Sistem Benda Berharga secara online. Makanya sebanyak 150 petugas penarik retribusi pasar kita berikan pelatihan terlebih dahulu,” kata Staf Retribusi Bidang Pengelolaan Pasar Disdagkop dan UMKM Klaten, Purwadi Herlambang, Senin (13/11).

Diterangkan, Sistem Benda Berharga secara online untuk mengetahui berapa karcis retribusi yang terjual dan jumlah pendapatan yang ditarik oleh petugas retribusi. Jika karcis retribusi hilang, maka petugas wajib menggantinya sesuai nominal retribusi ke Pemkab Klaten.

“Jadi, berapa yang terjual (karcis retribusi), sisanya berapa, itu nanti muncul di sistem tersebut. Nanti bisa diakses umum. Sehingga dapat menekan angka kebocoran retribusi di lapangan,” terangnya.

Plt Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disdagkop dan UMKM Klaten, Bambang Budi Susilo menambahkan, selain menekan kebocoran, penerapan Sistem Benda Berharga online pada tahun depan menjadi salah satu upaya pemkab menggenjot pendapatan retribusi.

“Target pendapatan retribusi pasar tahun ini sebesar Rp 4,5 Miliar. Meski masih manual, per Oktober kemarin sudah mencapai sekitar 85 persen. Sedangkan besaran retribusi Rp 1.500-2.000 tergantung kelas pasar, luasan dan posisi tempat jualan,” tambah Bambang.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge