0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hendy Winarta Pamerkan Karya Stage Photography

(foto: Yuni Indra Chatarina)

Yogyakarta – Hendy Winarta menggetarkan hati pecinta Stage Photography dengan karyanya. Bertempat di gedung Kelas Pagi Yogyakarta, Hendy pamerkan sejumlah karya yang dihasilkannya selama sepuluh tahun. Acara tersebut diberi nama Hendy Winartha’s Stage Photography Exhibition.

“Jadi ini adalah garis besar perjalananku selama sepuluh tahun dan ke panggung-panggung,” jelas Hendy ketika didatangi di Kelas Pagi Yogyakarta, Minggu (12/11).

Hendy menekankan, walaupun ia tidak bisa bermain musik dengan baik, ia ingin ikut mensupport musisi yang ada di Indonesia.

“Jadi ya salah satu bentuk support-ku untuk mendukung temen-temen musisi atau band ya dengan mengabadikan aksi panggung dalam bentuk visual,” jelasnya.

Hendy tidak menampik ia mengadakan pameran ini untuk eksistensi. Namun, selain ingin mendukung musisi Indonesia, ia ingin menunjukkan bahwa genre fotografi tidak terbatas. Baginya fotografi tidak hanya tentang fashion atau pemandangan, tetapi juga stage photography. Selain itu ia ingin membagikan karyanya pada orang yang dapat menikmatinya.

“Jadi daripada foto-foto ini aku simpen di komputer atau di hard disk dan aku nikmatin sendiri, kenapa aku ga bagi ke orang lain yang menikmatinya,” ungkapnya.

Dalam gedung pameran terdapat deretan foto kecil yang berisi berbagai musisi. Seperti Pongky Barata, JKT48, Sheila on 7, dan lainnya. Namun, terdapat lima deret foto besar yang berisi band-band ternama.

“Kalau lima foto yang gede ini, ini adalah beberapa foto yang istilahnya punya ikatan emosional sama aku”, ungkap Hendy.

Ke-lima band itu adalah Got Me Blind, Captain Jack, Slank, Everlong dan FSTVLST.

Hendy mengungkap, banyak cerita yang harus ia bagikan selama sepuluh tahun ini. Musisi-musisi itu punya cerita tersendiri dan ia harus mendukungnya.

Hendy berharap Stage Photography bisa terus berkembang.

“Harapanku sih mudah-mudahan ke depannya ada lagi temen-temen yang photographer panggung yang bisa berpameran juga. Entah itu bentuknya pameran tunggal ataupun berpameran bersama. Karena untuk saat ini photo panggung orang Cuma bisa lihat dari majalah atau sosial media. Enggak dibikin event secara khusus,” ungkapnya. (Yuni Indra Chatarina)

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge