0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mabuk Kok Nyopir, Ya Begini Jadinya

Kondisi sedan mazda penyebab kecelakaan beruntun yang mengakibatkan pengguna motor tewas, mengalami rusak parah dibagian depan (timlo.net/nanin)

Boyolali – Sebuah sedan Mazda B 1991 TIB menyeruduk sejumlah pengguna jalan di Dukuh Masahan, Mojosongo, Boyolali, Minggu (12/11). Peristiwa di Jalan Solo-Boyolali itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Diduga, pengemudi mobil tersebut dalam keadaan mabuk minuman keras.

“Saya mau berangkat jualan di Alun-Alun Boyolali. Sampai di sini mobil saya dihantam dari belakang,” ungkap Sarwono, pengemudi pikap yang diseruduk mobil Mazda tersebut di lokasi kejadian.

Akibat kejadian itu, dua orang temannya, Darmian dan Simeon yang berada di bak belakang mengalami luka-luka. Sementara dia sendiri tidak mengalami luka.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan berawal saat sejumlah pengguna jalan melaju dari arah timur menuju Boyolali. Sesampai di lokasi, mobil sedan yang dikemudikan Jalu Romadhon warga Gumpang, Kartasura, tiba-tiba hilang kendali dan langsung menabrak penggendara sepeda angin, sepeda motor dan mobil pikap. Naas bagi pengendara sepeda motor, Mochtar Adi warga Teras, meninggal dunia di lokasi dengan luka parah.

Sedangkan, korban lainnya, penguna sepeda angin dan penumpang pikap menderita luka-luka dan langsung di larikan ke rumah sakit. Kondisi mobil sedan usai menabrak pengguna jalan langsung terlempar ke seberang jalan usai menabrak median jalan.

Sementara itu, pengendara sedan Mazda, Jalu Romadhon, mengaku tidak ingat persis kejadiannya. Hanya saja, tiba-tiba mobil yang dikendarainya langsung mengantam pengguna jalan di depannya. Ditanya apakah dirinya mengantuk, Jalu menggelengkan kepala. Dia mengaku, sebelum berangkat sempat minum miras pemberian temannya sebanyak dua sloki atau gelas kecil.

Pengakuan Jalu ini diperkuat dengan temuan miras dalam botol bekas air mineral. Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Boyolali.

“Pengemudi sedan mabuk atau tidak, masih dalam penyelidikan,” tandas Kanitlaka Satlantas Polres Boyolali, Aiptu Widodo, mewakili Kasatantas AKP Marli S Payu.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge