0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Peta Baru Banjir di Sukoharjo

Kepala BPBD Sukoharjo, Suprapto (dok.timlo.net)

Sukoharjo — Potensi wilayah terdampak banjir di Sukoharjo diprediksi meluas ke tiga kecamatan dari hasil evaluasi bencana alam di tahun 2016. Hal ini disebabkan faktor pembangunan yang semakin berkembang di sejumlah wilayah yang mengakibatkan berkurangnya resapan air permukaan.

“Selama ini wilayah terdampak banjir di Kabupaten Sukoharjo di daerah sepanjang aliran Bengawan Solo. Seperti, Grogol, Mojolaban dan Polokarto. Namun untuk ke depan saya prediksi ada perluasan daerah terdampak banjir ke Kecamatan Sukoharjo, Bendosari dan Nguter,” kata Kepala BPBD Sukoharjo, Suprapto, Jumat (10/11).

Faktor utama yang mempengaruhi perubahan peta banjir di masa mendatang adalah pembangunan gedung-gedung yang terus bertambah di berbagai daerah. Dan sejauh ini tiga kecamatan tersebut yang paling berpengaruh, karena banyak daerah resapan air yang terus berkurang akibat pembangunan gedung dan infrastruktur fisik lainnya.

Sehingga dihimbau kepada masyarakat untuk waspada dan mengantisipasi dampak bencana alam tidak hanya banjir, namun juga angin puting beliung. Pasalnya, selain banjir, potensi bencana alam yang dimungkinkan terjadi adalah angin yang biasa terjadi pada masa-masa cuaca ekstream seperti saat ini.

“Tidak hanya banjir, angin juga berpotensi terjadi di sebagian wilayah di Sukoharjo pada musim-musim seperti ini. Sejauh ini kita sudah berkordinasi dengan PU untuk mengkondisikan pohon yang cukup berpotensi roboh sehingga bisa mengurangi resiko korban terdampak bencana,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge