0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Personalized Medicine Hantar Sutrisna Jadi Guru Besar

(foto: Tyo Eka)

Sukoharjo – Personalized Medicine menghantar DR Dr EM Sutrisna, M.Kes menjadi Guru Besar (Gubes) ke 20 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Pengukuhannya akan berlangsung di Auditorium UMS, Pabelan Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (11/11).

“Saya akan menyampaikan pidato pengukuhan berjudul Personalized Medicine (PM) Sebagai Paradigma Baru Dalam Pengobatan,” ungkap Sutrisna kepada wartawan di kampus Fakultas Kedokteran UMS, Pabelan Kartasura, Sukoharjo, Jumat (10/11).

Dalam pidatonya nanti, kata Sutrisna yang ahli Farmakologi, personalized medicine merupakan paradigma baru dalam pengobatan. Keuntungan personalized meficine tersebut mencakup keuntungan bagi pasien maupun bagi sistem kesehatan.

Dengan konsep PM, lanjutnya, maka efikasi pengobatan dapat ditingkatkan. Hal ini karena dokter akan memilih obat dengan tepat, menentukan dosis dengan tepat sesuai genetik pasien. Trial error akan diminimalisir. Konsep one for all tidak lagi ada.

“Dengan menentukan jenis obat dan dosis obat sesuai genetik pasien maka akan meminimalkan munculnya efek samping, termasuk efek toksik,” ungkapnya.

Penggunaan PM, menurut Sutrisna, akan mengurangi biaya pengobatan akibat kegagalan pengobatan atau munculnya efek samping pada pasien yang diobati tanpa mempertimbangkan genetik orang bersangkutan.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge