0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Gula Rafinasi, Direktur PT Crown Pratama Ditahan

(merdeka.com)

Timlo.net – Dirut PT Crown Pratama, BB (50), ditangkap atas kasus dugaan penyimpangan distribusi gula rafinasi. Penahanan dilakukan pada Kamis (9/11) usai dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik.

Alasan penahanan dikarenakan penyidik khawatir tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi tindak pidana.

“Penyidik berkeyakinan bahwa tersangka BB selaku Dirut PT CP harus bertanggung jawab secara hukum terhadap penyimpangan distribusi gula rafinasi yang dikemas dalam bentuk sachet dan didistribusikan untuk konsumsi di hotel dan kafe di Jakarta dan tempat lainnya,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya melalui keterangan tertulis, Kamis (10/11).

Agung menjelaskan, penyidik sudah mengidentifikasi setidaknya terdapat 56 hotel dan Kafe yang berada di kota-kota besar seperti jakarta dan sejumlah kota lainnya.

Sebelumnya, pada (13/10) penyidik melakukan penggeledahan di gudang PT Crown Pratama yang terletak di Jl Pool PPD Prima Center 2 Blok D No 6 RT 10 RW 02 Kelurahan Kedaung Kaliangke. Kecamatan Cengkareng. Kota Jakarta Barat.

Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti 200 sak gula rafinasi ukuran 50 Kg, serta 82.500 sachet gula rafinasi siap konsumsi, dan gulungan kertas bertuliskan nama hotel dan cafe untuk kemasan gula rafinasi sachet.

Sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 117 tahun 2015 pasal 9 diterangkan bahwa Gula Kristal Rafinasi hanya bisa didistribusikan kepada Industri.

Selain itu, pada SK Menteri Perdagangan No 527 tahun 2004 juga menerangkan bahwa Gula Rafinasi dilarang digunakan untuk konsumsi.

Atas tindakan yang dilakukan, tersangka disangkakan Pasal 139 jo Pasal 84 dan Pasal 142 jo Pasal 91 UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dan Pasal 62 jo Pasal 8 (1) huruf a UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman 5 tahun penjara.

[rzk]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge