0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ribuan Warga Disandera Kelompok Kriminal Bersenjata di Tembagapura

Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar (kanan) (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Ribuan warga sipil di sekitar Kimberly hingga Banti, Distrik Tembagapura disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB). Mereka menjadikan warga sebagai tameng agar tidak diserang aparat.

Demikian diungkapkan Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar. Boy mengungkapkan sandera terdiri dari 300 warga non-Papua yang selama ini menjadi pedulang dan pengumpul emas, seperti diberitakan Antara, Kamis (9/11).

Para sandera, lanjut Boy, tidak diizinkan beraktivitas termasuk membeli bahan makanan.

“KKB saat ini menjadikan warga sipil sebagai tameng dan sandera,” ungkap Boy yang mengaku masih berada di Tembagapura seraya mengatakan jumlah KKB sekitar 100 orang bersenjata termasuk senjata tradisional.

Aparat pun menyiagakan satgas terpadu penanggulangan KKB dan berupaya melakukan langkah persuasif serta preventif untuk membebaskan para sandera.

“Berbagai upaya terus kami lakukan agar masyarakat bebas dari intimidasi dan ancaman dari KKB, dan dari laporan terungkap kondisi masyarakat yang dijadikan tameng KKB dalam keadaan baik hanya terintimidasi,”tegasnya.

Kampung Kimberly dan Banti sendiri hanya berjarak sekitar 300 meter dari Polsek Tembagapura. [rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge