0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Tutup Jembatan Komplang, Banyak Pengendara Bingung

Polisi memberlakukan jalur buka tutup untuk mengatasi kemacetan di Kota Boyolali (Ilustrasi penutupan jalan | dok.timlo.net/nanin)

SOLO – Polisi menutup akses jalan di sekitar lokasi hajat mantu Presiden Jokowi di Graha Saba Buana, Jl Suprapto, Sumber.  Rabu (8/11) petang, penutupan juga dilakukan di Jembatan Komplang dari arah timur, membingungkan warga yang hendak menuju Banyuanyar, Klodran dan sekitarnya.

“Tidak boleh!” ujar seorang polisi lalu lintas dengan nada ketus, ketika seorang pengendara sepeda motor bertanya apakah boleh melintas di antara penghalang jalan warna oranye yang dipasang melintang jembatan.

Minimnya penerangan di sekitar jembatan membuat tak semua pengendara cepat melihat adanya barikade, sehingga polisi pun harus sering menegur pengendara.

Penutupan itu, membuat bingung pengendara yang hendak menuju arah Banyuanyar, Klodran dan sekitarnya. Mereka tidak bisa memutar melalui Ki Mangun Sarkoro yang juga ditutup total dua arah.

“Memang ada jalan memutar melalui Banyuagung, lalu belok kiri di perempatan Krembyongan menuju arah Pasar Gagan. Tapi jalannya kecil, belok-belok. Kalau tidak diberi penunjuk arah seperti ini, orang mudah kesasar,” tutur Edy, warga Krembyongan.

Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi mengalihkan arus lalu lintas dari Jembatan Nusukan ke kiri melalui Jalan Popda. Namun sampai di Komplang, Jalan Adi Sumarmo yang ke arah Banyuanyar ditutup, sehingga pengendara hanya bisa belok kanan ke Jalan Ki Mangun Sarkoro yang ke arah Joglo/Banyuagung, atau memutar kembali ke Nusukan.

Editor : Ari Kristyono

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge