0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Begini Kondisi Pasar Ir Soekarno Sejak Dua Tahun Lalu

Didatangi anggota DPRD Sukoharjo, pedagang pasar ir Soekarno sampaikan keluhnya soal pasar mati (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Kondisi Pasar Ir Soekarno sejak dua tahun yang lalu dinilai tidak menunjukkan perubahan positif bagi pedagang. Kondisi pasar sepi pembeli, adanya kasus pencurian hingga penataan pedagang yang berjualan di luar pasar menjadi isu yang sangat merugikan pedagang.

“Sejak pertama kali menempati pasar pada 2015 yang lalu sampai sekarang pasar masih tetap saja sepi. Bahkan semakin hari semakin berkurang yang datang. Apalagi di lantai dua, sangat jarang ada pembeli sampai ke lantai dua, ditambah lagi banyak dagangan yang hilang,” kata salah satu pedagang, Wahyudi, Rabu (8/11).

Kondisi pasar yang sangat memprihatinkan di balik kemegahan gedungnya tersebut disampaikan pedagang kepada salah satu Anggota DPRD Sukoharjo saat berkunjuung ke pasar. Selain mendengar langsung dari pedagang, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sukoharjo, Endra Gunawan juga melihat langsung kondisi pasar yang menelan anggran sekitar Rp 42 Miliar itu.

Terkait penertiban pedagang yang nekat berjualan di luar pasar, diakui pedagang sudah ada kesepakatan dari sejumlah pihak, termasuk Dinas Perdagangan. Namun beberapa kali ada kesepakatan, sejauh ini tidak ada perubahan yang signifikan, dan kondisinya masih tetap sama seperti hari-hari sebelumnya.

“Sebenarnya kita dari anggota dewan sedikit banyak juga memikirkan bagaimana mengatasinya, namun karena beberapa hal tidak bisa berbuat apa-apa. Namun demikian, ini akan kita tampung dan kita coba usahakan mengkomunikasikan dengan yang lain untuk memasukkan usulan, terutama yang penambahan infrastruktur,” tandas Endra Gunawan.

Dalam kesempatan ini, sejumlah usulan pedagang sebagai upaya untuk membuat ramai pengunjung, diantaranya jam buka pasar bagi pedagang di ajukan mulai pukul 04.00 WIB. Selain itu penambahan fasilitas keamanan dari satpam maupun cctv, penambahan akses jalan untuk ke lantai dua, serta penguatan di media promosi seperti organ tunggal atau acara musik lainnya di pasar agar pasar lebih ramai.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge