0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Waktu Pengerjaan Proyek Mepet, Pemkab Beri Toleransi

Proyek pembangunan aula Dinas P dan K Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Progres proyek pembangunan aula Dinas P dan K Wonogiri hingga saat ini baru mencapai 52 persen. Sementara waktu untuk menyelesaikan pekerjaan tinggal sebulan lagi. Meski begitu, ada kebijakan khusus dari pemerintah, yakni diberi toleransi penambahan waktu pengerjaan.

“Ada kebijakan dari Pak Bupati, dimana kontraktor diberikan penambahan waktu, yakni 50 hari ke depan untuk menyelesaikan pekerjaannya dan ini sudah dilindungi dengan payung hukum. Jadi tidak menyalahi aturan. Tapi mereka juga dikenai sanksi yaitu berupa denda. Dengan persentase satu permil kali satu hari dari nilai kontrak,” beber Kepala P dan K Wonogiri, Siswanto, Rabu (8/11).

Proyek  itu  sendiri menurut Siswanto, dilaksanakan oleh pengembang proyek  PT Wijaya Gugus Persada, Semarang, selama 130 hari kalender dengan anggaran Rp 6,24 miliar berdasar kontrak  tertanggal 8 Agustus 2017. Masa pemeliharaan selama 180 hari.

“Ya kalau hemat saya, dari kenda denda itu kan potongannya banyak, wong dihitung perhari, mending tenaga kerjanya ditambah lagi. Tapi kemarin sudah saya tegur pelaksananya,” kata dia.

Siswanto mengakui, progres pengerjaan mangalami keterlambatan sekitar 2,187 persen. Untuk mengejar waktu, kata dia, selama ini kontraktor sudah menerapkan sistem lembur sampai pukul 22.00 WIB.

Ditambahkan, meski pekerjaan pembangunan aula itu masih separuh, namun pihaknya optimis jika pada Desember proyek itu bakal rampung. Hal itu lantaran seluruh material sudah berada di lokasi proyek.

“Semua kebutuhan material sudah siap di lokasi. Ini bukti jika kontraktor punya komitmen kuat,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge