0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Presiden: Sengketa Tanah, Rakyat Selalu Kalah

Presiden Joko Widodo di Stadion Taruna Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Masalah sengketa tanah paling banyak mendapat keluhan dari masyarakat dari Sabang hingga Merauke. Hal itu terungkap dalam acara penyerahan 10.200 sertifikat tanah di Stadion Taruna Sragen.

“Setiap saya ke desa, setiap ke daerah dari Sabang sampai Merauke yang dikeluhkan pertama adalah masalah sengketa tanah,” kata Presiden Joko Widodo, Selasa (7/11).

Menurutnya, ada kalanya sengketa tanah terjadi antara masyarakat dengan masyarakat, antar individu, antar perusahaan dengan rakyat dan antara pemerintah dengan masyarakat. Dalam sengketa tersebut rakyat selalu kalah lantaran tidak punya sertifikat.

“Ada yang bilang, pak mohon dibantu. Dibantu gimana kalau nggak pegang sertifikat sulit saya membantu,” katanya.

Untuk itu, dia selalu mengejar-ngejar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil secara cepat menyelesaikan masalah sertifikat tanah. Dia meminta agar masalah sertifikasi tanah di Jawa Tengah bisa dirampungkan tahun 2023.

“Saya bilang rampungkan semuanya. Tadi pak menteri bilang di Jateng tahun 2025, tadi saya tawar 2023 harus rampung semua,” tegas Jokowi.

Bahkan Jokowi tak segan-segan memerintahkan Menteri ATR/BPN untuk mencopot Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi kalau memang tidak bisa mencapai target yang diharapkan.

“Semuanya kerja keras, saya tahu itu. tapi ini juga ditunggu masyarakat. Kalau enggak, nanti adanya sengketa-sengketa terus,” kata mantan Wali Kota Solo tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge