0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dikritik Fahri Hamzah, Begini Jawaban Sekretaris Kabinet

Menteri Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung saat mendampingi Presiden Jokowi (timlo.net/heru gembul)

Solo – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menepis tudingan politisi PKS Fahri Hamzah, yang menganggap bahwa undangan adalah bentuk bermewah-mewahan. Anung berpendapat pernikahan putri Presiden tersebut dilakukan secara sederhana.

“Gelarannya juga di kampung Solo. Padahal presiden punya hak menikahkan anaknya di Istana, tapi tak dilakukannya. Gedungnya saja milik sendiri,” ucapnya.

Menurutnya, acara pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution tersebut disaksikan oleh masyarakat banyak. Selain itu undangan terdiri dari berbagai kalangan dan lapisan masyarkat. Karenanya undangan yang disebar cukup banyak.

“Ada tukang becak, pengamen, pedagang di pasar, semua ingin datang. Jadi itu mengapa ada 8.000 undangan,” ujarnya.

Anung menambahkan bahwa kesederhanaan terlihat dari cara Presiden menyusun kepanitiaan penikahan, dengan menggunakan gedung milik sendiri, catering milik sendiri, dan panitia keluarga sendiri.

“Kalau sekelas presiden menurut saya ini masih sangat sederhana. Tak ada yang baru, karpet saja pakai yang sudah ada. Jadi itu sederhana sekali,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui pernikahan putri Presiden Jokowi tersebut, mendapat kritikan dari politisi PKS Fahri Hamzah. Undangan pernikahan yang mencapai 8.000 undangan, menurut cara berpikir Fahri Hamzah tak sesuai dengan program Revolusi Mental yang menjadi komitmen Presiden.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge