0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pabrik Kembang Api Pekerjakan Anak di Bawah Umur, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Pabrik kembang api yang terbakar (merdeka.com)

Timlo.net — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan menjerat anak yang terlibat dalam proses rekrutmen pekerja di bawah umur di pabrik kembang api PT Panca Buana dengan sistem peradilan pidana anak (SPPA).

Komisioner Trafficking dan Eksploitasi KPAI, Ai Maryati Solihah, yang terjun langsung ke pabrik kembang api yang mengalami kebakaran hebat pada (26/10), kemarin itu, menerangkan, keterlibatan sembilan pekerja anak di bawah umur yang ikut bekerja di pabrik itu, karena ada ajakan dari rekan sebayanya.

Modusnya, pihak pabrik tak membuka informasi di pabrik terkait adanya lowongan pekerjaan, namun mereka menggunakan anak-anak sebagai penyebar informasi untuk mengajak anak-anak lain di sekitar, untuk bekerja di pabrik tersebut.

“Artinya anak-anak ini dipaksa menjadi sangat sukarela, dan justru kemudian mereka yang ingin meninggalkan sekolahnya. Karena pabrik tidak membuka pengumuman resmi dan sebagainya, tapi nyatanya mereka bekerja dari mana, karena betul-betul dari teman sebaya yang mendekati,” kata Ai Maryati Solihah, Senin (6/11) di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Namun lanjut Ai, dalam SPPA itu, anak di bawah umur yang diduga mengajak rekan-rekan seumurnya bekerja itu, tidak mempunyai keinginan eksploitasi.

“Dia tidak punya kehendak eksploitatif, tapi dia sudah masuk dalam rangka mengajak orang, tentu pendekatannya pendekatan anak, bukan orang dewasa yang melakukan TPPO (tindak pidana perdagangan orang), SPPA itu untuk anak, karena berbeda,” ucap dia.

[bal]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge