0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tidak Ada Panen, Harga Bawang dan Cabai Terkerek Naik

Pedagang bawang di Pasar Legi, Solo (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Pasar Legi, Solo kembali merangkak naik sejak beberapa pekan terakhir.  Naiknya harga itu lebih banyak dipengaruhi karena pasokan barang yang berkurang.

“Untuk harga bawang merah dan bawang putih kenaikannya bervariasi. Yaitu antara Rp 1.500 hingga Rp 2.000 oer kilogram,” ujar salah seorang pedagang, Sri Rahayu kepada wartawan,  Senin (6/11).

Dengan naiknya harga tersebut,  ia menyebut untuk  harga bawang merah dari sebelumnya Rp 16 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp 19 ribu per kilogram.  Sedangkan untuk bawang putih jenis cuting dari sebelumnya Rp 17 ribu per kilogram menjadi Rp 18.500 per kilogram.

“Kenaikan harga itu sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Alasan dari pemasok, karena sudah tidak ada panen sehingga pasokan berkurang,” jelasnya.

Selain karena tidak ada panen,  saat musim penghujan ini membuat barang mengalami banyak penyusutan saat kering. Sehingga pedagang terpaksa menaikan harga agar tidak rugi.

Beberapa barang dagangannya itu, lanjut Sri, dipasok dari berbagai daerah. Seperti Brebes, Cepogo dan lainnya.

Kondisi serupa juga terjadi untuk komoditas cabai. Untuk cabai rawit merah dari sebelumnya Rp 13 ribu per kilogram sekarang naik menjadi Rp 15 ribu per kilogram.  Cabai merah besar dari sebelumnya Rp 15 ribu menjadi Rp 17 ribu per kilogram.

“Karena memang diarea sekitar Solo sudah tidak ada panen. Jadi kita terpaksa ambil dari Banyuwangi,” ungkap pedagang lainnya, Lestari.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge