0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penetrasi Pasar, Air Mancur Gandeng Pelaku UKM

Para peserta gathering saat diberikan tantangan meracik jamu (timlo.net/setyo pujis)

Solo Baru – Perkembangan pasar obat herbal setiap tahun terus menujukan pertumbuhan yang cukup signifikan. Guna memaksimalkan potensi tersebut, PT Air Mancur gandeng para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk membantu melakukan penetrasi pasar kepada konsumen.

“Pertumbuhan pasar obat herbal setiap tahunnya berkisar antara 13-16 persen sejak 2011. Oleh karena itu, ini merupakan peluang bagi kami untuk dapat melakukan penetrasi pasar secara lebih luas,” ujar General Manager PT Air Mancur, Muji Sarjono kepada wartawan disela acara gathering pedagang jamu di Fave Hotel Solo Baru, Minggu (5/11).

Secara market share, ia memaparkan, untuk produk obat herbal secara nasional sekarang ini berada diangka 23 persen atau dengan omzet penjualan sekitar Rp 12,5 Triliun. Dengan total market tersebut, PT Air Mancur berhasil menduduki posisi mayoritas, atau mampu mengusai pasar sekitar 50-60 persen.

Tingginya capaian bisnis yang dilakukan itu, lanjut Muji, tidak lepas dari kerja keras dan promosi yang dilakukan. Serta komitmen untuk selalu menjaga kepercayaan masyarakat melalui standar mutu dan kualitas produk yang dihasilkan.

“Karena keseriusan itu, kami juga berhasil mendapatkan sertifikat halal serta cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB) dari BPOM,” jelasnya.

Guna terus meningkatkan penetrasi pasar, pihaknya mengaku juga gencar melakukan gathering dengan para pelaku UKM, khususnya pedagang jamu disejumlah daerah. Dengan strategi yang dilakukan itu, diharapkan dapat meningkatkan hubungan serta berbagi informasi mengenai kendala yang dialami pedagang jamu dilapangan.

“Kegiatan seperti ini juga kita jadikan untuk memotivasi dan memberikan pengetahuan kepada para pedagang, tentang produk herbal yang aman dan berkwalitas kepada konsumen,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge