0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fraksi di DPRD Kota Solo Pertanyakan Perubahan Status TSTJ

Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) (dok.timlo.net/red)

Solo – Beberapa fraksi di DPRD Kota Solo mempertanyakan terkait perubahan status Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dari Perusahaan Daerah (Perusda) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Mulai dari konsep yang akan dilakukan hingga konservasi terhadap hewan di lokasi tersebut.

“Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) hayati dan hewani tidak terpisahkan dari tanggung jawab TSTJ. Jika ini nantinya dikelola pihak ketiga, aturannya seperti apa. Harus jelas, jangan sampai konservasi yang ada di kawasan tersebut sampai terganggu,” terang Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Kota Solo, Muhammad Al-Amin, baru-baru ini.

Menurut Al Amin, seharusnya kerjasama yang akan dijalin bersama dengan pihak ketiga harunya tertuang jelas dan diatur dalam Pasal Raperda. Sehingga, jika terjadi penyimpangan akan dengan mudah dilakukan tindak lanjut.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Persatuan Indonesia Raya (FPIR), Nur Rohmah Kurniasari mempertanyakan tentang konsep pengembangan TSTJ.

“Bagaimana konsep pengembangn TSTJ saat sudah menjadi Perumda sehingga dapat menjadi tempat rekreasi yang berkualitas, terjangkau dan tentunya menjadi kebanggaan warga kota Solo. Seharusnya hal itu bisa sekaligus dijabarkan,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota (Wawali) Kota Solo, Achmad Purnomo dalam paparannya di hadapan wakil rakyat mengemukakan, bisnis plan yang akan dijalankan TSTJ sebagai Perumda tentunya didasari pada kualitas yang baik, dengan daya saing tinggi dan bermanfaat, serta tingkat ekonomis tinggi.

Sedangkan terkait bentuk kerjasama dengan pihak ketiga, dapat diterapkan dengan sistem sewa lahan atau bisa juga dengan profit sharing. Dimana dalam hal kerjasama dengan pihak ketiga ini diatur tersendiri baik masalah perpajakan dan perhitungan profitnya.

“Sesuai dengan aturan yang ada dimana Perusda TSTJ merupakan perusahaan milik pemerintah yang tunduk pada aturan yang berlaku. Dan tentang penyertaan modal yang diberikan oleh Pemkot untuk TSTJ yang berbentuk Perusda, nantinya akan dialihkan pada TSTJ yang berganti nama menjadi Perumda,” papar Wawali.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge