0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Merasa Dicurangi, Persib Bandung Murka

Manajer Persib Bandung, Umuh Muhtar (kedua dari kanan) (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Persib Bandung harus mengakui kekalahan dari tuan rumah Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Manahan, Jumat (3/11) sore. Petaka Persib dimulai dari gol Ezechiel Ndouasel yang tidak disahkan oleh wasit. Bola tandukan Ndouasel sebenarnya telah masuk ke gawang Persija yang dikawal Andhritany Ardhyasa pada menit ke-28. Namun wasit tak menganggap sebagai gol. Kemudian adalah penalti yang didapatkan oleh Persija Jakarta.

“Semua orang melihat bahwa itu gol. Ini keanehan, ternyata lebih bagus wasit lokal ketimbang wasit asing. Wasit bilang  tidak melihat. Kami sangat menyesal, pertandingan ditunggu-tunggu. Kalah ya kalah tidak ada masalah, tapi dengan tidak disahkannya gol kami, sangat disayangkan,” terang manajer Persib Bandung, Umuh Muhtar usai pertandingan, Jumat petang.

Laga ini sendiri berakhir secara kontroversial, setelah wasit Evan Shaun Robert menyelesaikan pertandingan lebih cepat karena Persib dianggap tak mau melanjutkan permainan.

“Hal itu yang membuat kami tidak mau melanjutkan permainan, karena wasit seperti itu. Kami sudah merasakan sebelumnya bahwa kami bakal dicurangi. Kami jelas akan melayangkan protes resmi. Secara permainan sudah baik, maksimal, all out. Namun Persija lebih beruntung,” tambahnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge