0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Beras Penyumbang Inflasi Terbesar Kota Solo

(ilustrasi) pedagang beras (dok.timlonet)

Solo – Kenaikan harga berbagai komoditas kebutuhan pokok yang terjadi selama periode Oktober 2017 berhasil mengerek laju infasi Kota Solo. Dari sepuluh komoditas utama penyumbang laju inflasi, Badan Pusat Statistik (BPS) Solo mencatat beras yang memberikan andil paling besar.

“Berdasarkan pemantauan harga yang kita lakukan pada Oktober kemarin, Solo mengali inflasi sebesar 0,01 persen atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 124,64 pada September menjadi 124,65 pada Oktober,” ujar Kepala BPS Solo, R Bagus Rahmat Susanto kepada wartawan, Rabu (2/11).

Menurutnya, kenaikan laju inflasi Kota Solo tersebut lebih banyak terpengaruh dari adanya kenaikan harga dari sejumlah komoditas kebutuhan pokok. Sepuluh komoditas utama yang mengalami kenaikan harga sehingga menyumbang laju inflasi itu diantaranya adalah beras, jeruk, pisang, mie, teh manis,sawi hijau, makanan ringan, jagung muda,mie instan dan ikan lele segar.

“Dari sepuluh komoditas yang mengalami kenaikan harga itu, penyumbang terbesar terhadap laju inflasi adalah beras. Karena beras mengalami kenaikan sebesar 2,20 persen dan memberikan andil terhadap laju inflasi sebesar 0,10 persen,” jelasnya.

Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menghambat laju inflasi antara lain bawang putih, bawang merah, telur ayam ras, petai melon dan lainnya.

Dari enam kota di Jawa Tengah yang dihitung IHK nya, Bagus menyebut empat kota mengalami inflasi. Yaitu Tegal, Purwokerto,Cilacap dan Solo. Adapun inflasi terbesar terjadi pada Kota Tegal karena mencapai 0,21 persen.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge