0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hoax Seputar Registrasi Kartu Pelanggan, Ini Penjelasan Diskominfo

Telepon Seluler (merdeka.com)

Klaten — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Klaten angkat bicara mengenai beredarnya pesan berantai tentang registrasi ulang kartu pelanggan telepon seluler hanya sampai 31 Oktober 2017.

“Enggak benar itu. Karena 31 Oktober itu justru baru mulai, belum deadline terakhir registrasi,” ujar Sekretaris Diskominfo Klaten Endro Susilo, Kamis (2/11).

Dijelaskan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri dan Operator Telekomunikasi memang melaksanakan Registrasi Kartu Pelanggan.

Namun, registrasi ulang dimulai 31 Oktober 2017 sampai dengan 28 Februari 2018. Apabila tidak melakukan registrasi, pemilik kartu seluler akan dikenakan pemblokiran secara bertahap dan akan di blokir total pada tanggal 28 April 2018.

“Informasi dari pusat, registasi ulang baru berakhir tanggal 28 Februari 2018. Dan itu pun masih diberi toleransi satu bulan. Baru setelah itu dilakukan pemblokiran bertahap,” imbuh Endro.

Di sisi lain, dia meminta masyarakat untuk mewaspadai berita bohong perihal persyaratan data. Sebab berdasarkan edaran Kominfo, registrasi ulang hanya membutuhkan data berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga. Data dikirim ke server Kominfo pusat melalui nomor 4444.

”Selama itu diminta untuk mencantumkan nama ibu, dan alamat yang dituju bukan ke nomor 4444, pastinya itu hoax,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge