0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Melawan Petugas, Tersangka Pembunuh Kasir Dapur Kalimi Ditembak

Novan Setya Pradana, tersangka pembunuh kasir Dapur Kalimi menjalani pemeriksaan di Mapolres Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Menahan rasa sakit akibat hadiah timah panas di kakinya, Novan Setya Pradana, warga Sragen Wetan, tersangka Curas yang mengakibatkan korban, Siti Munawaratun, kasir rumah makan Dapur Kalimi Boyolali, meninggal dunia, tak menunjukkan muka penyesalan. Novan mengaku mencuri di Dapur Kalimi karena terjerat utang.

“Saya butuh uang untuk bayar motor,” ujar Novan Setya saat ditemui di Mapolres Boyolali, Kamis (2/11).

Uang hasil pencuriaan di Dapur Kalimi digunakan untuk membayar utangnya tersebut. Novan juga mengaku, aksi pencurian di Dapur Kalimi dilakukan secara spontan.

“Spontan saja, tidak direncanakan,” imbuhnya.

Warga asli Sragen yang indekos di Winong, Boyolali ini, mengaku sudah lama mengenal korban (Siti Munawaratun). Sehingga ketika korban Siti alias Mbak Mumun memergoki aksinya mencuri di Dapur Kalimi, langsung dihabisi.

“Sudah lama kenal korban,” ujarnya.

Menurut pengakuan tersangka, usai membunuh korban, tersangka langsung pulang tidur di rumah kos. Aksi pencurian diakui tersangka baru pertama kalinya. Namun menurut sumber di Polres, sebelum melakukan aksi  di Dapur Kalimi, tersangka melakukan pencurian di bengkel di Boyolali Kota.

“Tersangka sendirian melakukan Curas,” tandas Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Miftakhul Huda.

Tersangka diamankan petugas di Terminal Sunggingan, Boyolali, Rabu (1/11) malam. Karena melawan saat hendak ditangkap, petugas terpaksa menghadiahi dua timah panas di kaki tersangka. Dari tangan tersangka, turut diamankan sisa uang hasil pencurian di Dapur Kalimi dan handphone korban, serta pisau berwarna perak yang digunakan  untuk menusuk korban.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge