0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hii.. Sadis, Ini Pengakuan Tersangka Pembunuh Kasir Dapur Kalimi

Novan Setya Pradana, tersangka pembunuhan kaisir Dapur Kalimi menjalani pemeriksaan polisi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Gara-gara kepergok sang kasir warung makan Dapur Kalimi, Jalan Pandanaran, Boyolali Kota, saat hendak mencuri, tersangka Novan Setya Pradana, warga Sragen Wetan, mengakui nekat membunuh korban, Siti Munawaratun, warga Sawangan, Magelang. Korban yang saat kejadian tidur di warung makan tersebut, langsung digorok lehernya.

“Tidak puas melihat korban masih hidup, tersangka kembali menusuk bahu kiri korban dengan pisau,” kata Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie, Kamis (2/11).

Tersangka mengaku masuk ke warung makan Dapur Kalimi pukul 02.30 WIB. Tersangka sangat hapal dengan kondisi Dapur Kalimi. Pasalnya sebelum dikontrak rumah makan ini, tersangka pernah bekerja di warung tersebut. Tersangka dengan mudah masuk ke warung Dapur Kalimi karena pintu depan tidak dikunci.

“Dia (tersangka) hapal betul dengan kondisi di dalam warung,” ujar Kapolres.

Usai menusuk korban, tersangka sempat mengejar korban keluar. Hanya saja, korban yang menderita luka tusuk parah langsung jatuh tertelungkup di depan warung. Melihat hal ini, tersangka langsung kabur.

“Kasus ini terungkap setelah kita lakukan penyelidikan dan pengecekan CCTV yang berada di sepanjang Jalan Pandanaran,” tambahnya.

Tersangka diamankan petugas di Terminal Sunggingan, Boyolali, Rabu (1/11) malam. Karena melawan saat hendak ditangkap, petugas terpaksa menghadiahi dua timah panas di kaki tersangka. Dari tangan tersangka, turut diamankan sisa uang hasil pencurian di Dapur Kalimi dan handphone korban, serta pisau berwarna perak yang digunakan  untuk menusuk korban.

“Tersangka kita jerat pasal 356 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun,” tandas Kapolres.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge