0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gunakan Sepeda Motor, Pria Ini Tempuh Vietnam-Perancis Dalam 150 Hari

Tran Dang Dang Khoa. (dok: timlo.net/ nextshark. )

Timlo.net—Setelah 150 hari naik sepeda motor dari Vietnam, Tran Dang Dang Khoa yang berusia 30 tahun berhasil tiba di Paris, Perancis pada Sabtu (28/10). Dia mengunggah foto-foto perjalanannya di akun Facebooknya. “Hari ini saya sampai di Paris yang menandai akhir dari bagian pertama perjalanan saya,” tulis Tran dilansir oleh Nextshark.

Dalam salah satu foto, dia berpose di dekat Menara Eiffel dengan sepeda motor yang dia pakai. “Terima kasih banyak untuk kalian semua, untuk semua teman baik yang saya temui di jalan dan memberikan saya dukungan yang besar. Saya berharap untuk melihat kalian lagi di suatu tempat di bumi. Terima kasih sekali lagi karena sudah menjadi bagian dalam perjalanan, mimpi dan hidup saya. From Paris with love,” tambah Tran.

Saat diwawancarai media lokal Tuoi Tre News, Tran mengungkap jika dia mencapai setengah dari tujuannya untuk mengelilingi dunia. Untuk perjalanan berikutnya, Tran sibuk merencanakan rutenya. Dia akan berkendara melewati Eropa Utara, Eropa Selatan, Eropa Tengah dan mungkin Amerika Utara, dan Australia. Setelah itu dia akan kembali ke Asia Tenggara dalam 365 hari berikutnya.

Petualang itu mulai perjalanan ambisius itu pada Juni 2017. Dia mengaku sudah menghabiskan 500 liter bensin, 25 botol oli dan satu set ban. Tran juga sudah menempuh 20 ribu km melewati 23 negara dengan sepeda motornya. Negara-negara itu meliputi Vietnam, Kamboja, Thailand, Nepal, India, Pakistan, Iran, Azerbaijan, Georgia, Bulgaria, Yunani, Albania, Montenegro, Bosnia & Herzegovina, Kroasia, Italia, Swiss, Lichtenstein, Austria, Jerman, Luxembourg, Belgia dan Perancis.

Dia bertemu dengan orang-orang menarik sepanjang perjalanan. Tran juga menikmati makanan yang belum pernah dia coba. Permainan yang tidak pernah dia bayangkan. Melihat kastil, situs-situs warisan dunia dan pemandangan yang hanya dia lihat di TV. Termasuk tempat-tempat yang tidak pernah dia dengar sebelumnya.

Dia mengaku jika ada beberapa tantangan yang dia hadapi dalam bagian pertama perjalanan uniknya itu. Tapi sejauh ini, Tran mengaku perjalanannya berkesan. “Mungkin butuh banyak usaha dan persiapan yang rumit, tapi bukan berarti hal itu mustahil. Mengejar dan berjuang untuk mimpi-mimpi kalian dan apa yang kalian percaya benar. Jangan pernah menyerah, karena kalian hanya hidup sekali,” ujar Tran.

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge