0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Gaya Jokowi Tunggangi Motor Trail di Muara Gembong

Presiden Jokowi naik motor trail lewati jembatan gantung (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Perhutanan Sosial untuk Pemerataan Ekonomi di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Rabu (1/11). Dalam acara tersebut, Jokowi menyerahkan SK yang menegaskan pemanfaatan hutan kawasan hutan negara, untuk dapat diakses oleh petani dan petambak.

Program Perhutanan Sosial dilaksanakan di seluruh Indonesia, dan Presiden sudah menyaksikan Perhutanan Sosial di Tebing Siring, Kabupaten Tanah Laut, serta di Kabupaten Pulang Pisau Kalteng. Program ini akan terus berlanjut ke daerah-daerah lain seperti Sumut, Sumbar, Riau, Sumsel, Jambi, Sulteng, dan daerah lainnya di Indonesia.

Usai menghadiri acara tersebut, Jokowi meninjau tambak udang dan lahan hutan mangrove dengan menggunakan sepeda motor trail. Naik motor trail, bukan hal baru bagi mantan Wali Kota Solo tersebut.

Sebelumnya, bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan pejabat lainnya, Jokowi menaiki motor trail dengan plat RI 1 menjajal satu ruas Jalan Trans Papua, Jayawijaya, Pada Rabu (10/5).

Jokowi menunggangi Kawasaki KLX150BF berwarna hitam gradasi abu-abu. Motor itu juga dengan plat RI 1. Tak lupa, Jokowi memakai helm, pelindung di kedua tangan dan kakinya dan rompi berwarna gelap yang melapisi kemeja putihnya.

Saat menunggangi motor trail tersebut, Jokowi juga melintasi warga sekitar yang ingin melihatnya. Tak hanya itu, dia juga melintasi jembatan gantung yang ada di lokasi. Jembatan gantung tersebut memiliki panjang sekitar 10-20 meter.

Saat menaiki motor trail di Papua, Jokowi pernah mengungkap alasannya. Hal ini diceritakan saat Jokowi menghadiri Silatnas II relawan pendukungnya di JIexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (11/8).

“Tadi juga sudah disampaikan Mas Edo, saat saya ke Wamena kenapa saya sampai naik trail cek. Saya hanya ingin pastikan jalan yang dibangun benar-benar ada. Jangan sampai hanya digroundbreaking, jalan enggak ada,” kata Jokowi.

Ternyata, saat itu, Jokowi sempat dilarang naik motor karena keamanan Papua yang dirasa belum kondusif.

“Saat itu saya tidak diperbolehkan Kapolri, Panglima TNI, karena itu daerah yang masih rawan keamanan katanya. Tapi saya sampaikan kita bangun Papua. Saya memiliki feeling kalau keinginan kita baik, tujuan baik, kenapa harus takut dengan rakyat sendiri?” kata Jokowi.

Jokowi pun mengungkap perasaan naik trail di atas pegunungan Papua dengan cuaca yang menusuk kulit. Menurut dia, bukan hal mudah mengendarai trail di medan tanah cenderawasih.

“Ternyata trail di sana juga capek. Karena di atas 3.300 permukaan laut, dingin,” kata Jokowi. [rzk]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge