0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinas Pertanian Sebut Pemakaian Kartu Tani Belum Ekfektif

Petani di Karanganyar menanam bibit padi pada musim tanam Oktober-Maret (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Pupuk bersubsidi diupayakan terus disalurkan ke petani meski sistem kartu tani belum terintegrasi pada transaksinya.

”Sistem kartu tani belum diaktifkan dari BRI. Sebenarnya tinggal menunggu. Tidak akan lama lagi. Namun waktu terus berjalan dan sekarang sudah memasuki masa tanam Oktober-Maret. Kita harus berpacu dengan waktu,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar, Supramnaryo, Rabu (1/11).

Ia memiliki alasan logis mengupayakan modal bercocok tanam itu tetap tersalurkan. Sebab, pihaknya dikejar target merealisasi tambahan luasan tanam 8.100 hektare pada periode itu. Secara normatif, luasan tanam tiap periode sekitar 24 ribu hektare. Apalagi bantuan sarana pertanian pada tahun ini juga sudah diberikan ke seluruh penerimanya.

Penting diketahui, 101.144 orang petani di Karanganyar dan sebagian wilayah Sukoharjo mengantongi kartu tani sebagai cara membeli pupuk subsidi. Lantaran belum dapat dipakai, maka cara lama tetap berlaku.

“Intinya, jangan sampai petani kesulitan mendapatkan pupuk subsidi di masa transisi. Masih banyak petani yang belum mendapatkan kartu tani, terus kita upayakan,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge