0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terima Bantuan RTLH, 85 Warga Miskin Kena Pungutan

Rumah Tak Layak Huni (RTLH) (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang seharusnya ditujukan membantu warga miskin, ternyata masih ada oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk mengambil keuntungan. Sejumlah 85 warga miskin penerima bantuan RTLH di Desa Jenar, Kecamatan Jenar, Sragen dimintai oleh oknum potongan sebesar Rp 250.000.

”Setelah cair, warga miskin didatangi RT setempat atas perintah Kepala Desa Jenar. Warga mendapatkan dana untuk bedah rumah Rp 7 juta per KK. Pungutan itu tidak dijelaskan untuk apa dan untuk siapa,” kata salah satu warga setempat, Susilo Suparfi, belum lama ini.

Susilo menuturkan, setidaknya setiap KK miskin penerima bantuan rehab RTLH dimintai uang antara Rp 250 Ribu hingga Rp 300 Ribu. Padahal bantuan hanya sebesar Rp 7 Juta tiap rumah.

Sebagian warga yang mengeluhkan itu berada di Dukuh Margomulyo RT 10 dan RT 16 serta Dukuh Jenar RT 01 dan RT 02. Kalau alasan penarikan itu untuk pembuatan SPJ, materai dan sebagainya dinilai berlebihan.

Sementara itu Kades Jenar, Sugiyanto tidak menampik adanya pungutan tersebut. Meski demikian pihaknya sudah mengumpulkan semua penerima RTLH pada Selasa (31/10) untuk diberi penjelasan.

”Kita sudah rapatkan soal RTLH bersama tokoh masyarakat dan Muspika, sudah tidak ada masalah,” ujarnya.

Sugiyanto menjelaskan, penerima RTLH dalam petunjuk teknis memang tidak ada potongan. Sedangkan untuk syarat administrasi seperti proposal, SPJ, materai dan sebagainya warga tetap diminta untuk mengganti.

Terpisah, Ketua Divisi Hukum dan Ham Forum Masyarakat Sragen (Formas), Sri wahono menyampaikan, pihaknya sudah mendapat aduan terkait potongan RTLH tersebut. Formas menilai pungutan bagi warga miskin masuk katagori pungutan liar (pungli).

”Itu sudah sangat melampaui batas, dengan asumsi Rp 300 Ribu kali 85 rumah sudah  Rp 25.500.000,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge