0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Proyek Gedung Mangkubumen Dinilai Kurang Maksimal

Komisi I DPRD Kota Solo meninjau kawasan pembangunan gedung serbaguna Mangkubumen (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pengerjaan gedung serbaguna di Kelurahan Mangkubumen hampir rampung. Sejauh ini proyek yang dikerjakan dalam dua tahap sejak tahun 2016 lalu itu sudah mencapai 80 persen. Akan tetapi, pengerjaan gedung tersebut dinilai kurang maksimal oleh Komisi I DPRD Kota Solo.

“Tembok pembatas bangunan mendekati badan trotoar. Ini sangat membahayakan pengguna jalan,” terang Ketua Komisi I DPRD Kota Solo, Budi Prasetyo, Rabu (1/11).

Rencananya, kata Budi, pihaknya dalam waktu dekat ini akan melihat ke Bagian Aset Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) untuk melihat kondisi yang tertera di bagian aset. Apakah kondisi dan perencanaan sesuai atau tidak.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga menyoroti terkait akses difabilitas yang ada di trotoar yang tertata kurang rapi. Sehingga justru membahayakan.

“Secara keseluruhan sudah baik. Hanya dua faktor itu saja,” terangnya.

Terkait sorotan dari wakil rakyat tersebut, pelaksana dari CV Padma Utama, Cahyo Lutfi mengaku pihaknya menjalankan pembangunan sesuai detail dari desain perencanaan. Akan tetapi, dalam proyek tersebut CV Padma Utama hanya mengerjakan untuk tahap kedua.

“Kami cuma mengerjakan yang bagian joglo kecil di samping kanan dan kiri, paving, taman, pembatas, trotoar dan lampu. Saat ini hanya tinggal menyelesaikan paving dan pendopo kecil di sayap kanan dan kiri,” katanya.

Dalam pembangunan gedung serbaguna ini Pemkot membaginya ke dalam dua tahap. Untuk tahap pertama yakni membangun pendopo besar dengan anggaran Rp 1,3 miliar dengan APBD 2016. Sedangkan pada tahap kedua pengerjaan menelan anggaran Rp 2,4 miliar untuk menyelesaikan pembangunan dan ornamen pelengkap.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge